Jakarta, HALOBANTEN.COM – Baru seumur jagung menjabat, beberapa wajah di kabinet sudah menghadapi “rapor merah” dari masyarakat!
Sebuah survei terbaru yang dirilis oleh Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan adanya nama-nama menteri dan pejabat setingkat menteri yang dinilai publik lebih cocok diganti daripada dipertahankan.
Siapa saja yang masuk daftar “black list” ini? Mari kita bedah!
Di posisi teratas sebagai pejabat yang paling banyak diinginkan untuk diganti adalah Menteri HAM, Natalius Pigai, dengan persentase mencengangkan sebesar 43,9%. Disusul ketat oleh Menteri Koperasi, Budi Arie, dengan 35,8%.
Sementara itu, Kepala PCO, Hasan Nasbi, juga tak luput dari sorotan publik dengan 15,2%.
Tak hanya itu, daftar ini juga memuat nama-nama lain seperti Wakil Menteri Pendidikan, Stella Christie (11,8%), Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni (7,5%), dan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli (4,8%).
Survei IPO ini secara gamblang memperlihatkan bahwa 52% publik merasa perlu adanya “peninjauan ulang” terhadap kinerja beberapa menteri. Ini bisa diartikan sebagai sinyal kuat agar Presiden mempertimbangkan reshuffle kabinet. Namun, di sisi lain, 48% warga masih menunjukkan optimisme, memberikan kesempatan bagi para pejabat tersebut untuk membuktikan diri.
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menegaskan bahwa hasil survei ini murni berdasarkan penilaian kinerja, bukan preferensi pribadi.
“Rakyat sudah membayar pajak, wajar jika mereka memberikan penilaian terhadap performa para pejabat,” ujarnya.
Bagi para pejabat yang namanya tercantum dalam daftar ini, survei ini bisa menjadi “peringatan dini” di tengah masa jabatan. Masih ada waktu untuk berbenah dan menunjukkan performa terbaik. Jangan sampai kepercayaan publik semakin luntur!
Menurut Anda, siapa lagi yang seharusnya dievaluasi atau diganti dalam kabinet saat ini? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar! (*/bbs)















