Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangerang Selatan (Tangsel) menerima keluhan dari masyarakat terkait penggunaan internet gratis di tempat ibadah.
Kepala Diskominfo Tangsel, Tb Asep Nurdin, menjelaskan bahwa beberapa tempat ibadah mengeluhkan adanya oknum yang memanfaatkan internet gratis untuk bermain game online, alih-alih beribadah.
Hal ini dikhawatirkan oleh para orang tua dan pengelola tempat ibadah.
Menanggapi keluhan tersebut, Diskominfo Tangsel menyatakan bahwa pembatasan akses melalui password tidak dapat dilakukan.
Asep Nurdin menjelaskan bahwa program internet gratis ini bertujuan untuk membantu masyarakat, dan pembatasan akses dikhawatirkan dapat menghambat manfaat tersebut.
Sebagai solusi, Diskominfo Tangsel telah melakukan pemblokiran terhadap situs-situs judi online dan pornografi.
Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan Kementerian Kominfo untuk memperluas pemblokiran situs-situs yang tidak bermanfaat.
Asep Nurdin juga menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan internet gratis dengan bijak dan bertanggung jawab.
Ia mengingatkan bahwa data pribadi tidak diminta saat menggunakan internet gratis ini, sehingga keamanan data pengguna terjamin.
Meskipun demikian, Diskominfo Tangsel tidak dapat sepenuhnya mencegah penyalahgunaan internet gratis.
Asep Nurdin mengakui bahwa masih ada oknum yang menggunakan VPN untuk mengakses situs-situs yang diblokir.
Diskominfo Tangsel terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan internet gratis dan meminimalisir potensi penyalahgunaannya.
Mereka berharap masyarakat dapat memanfaatkan internet gratis ini dengan sebaik-baiknya untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat. (Alif/Red)
























