Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Arus lalu lintas padat kerap muncul di kawasan perlintasan Stasiun Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Jumat (23/1/2026). Kondisi tersebut memicu keluhan dari pengendara yang menilai kehadiran petugas Dinas Perhubungan (Dishub) belum memberi dampak nyata terhadap kelancaran lalu lintas.
Sejumlah pengendara menyoroti aktivitas petugas yang lebih banyak melakukan pengambilan gambar tanpa langkah penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas. Padahal, pelanggaran seperti kendaraan melawan arus kerap muncul setiap pagi dan memicu antrean panjang.
Rijal, pengendara sepeda motor yang melintas menuju Cilenggang, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap petugas yang ia anggap kurang tegas.
“Petugas datang cuma foto-foto, bukan menegur motor yang lawan arah. Padahal itu sumber macetnya,” ujar Rijal.
Menurut Rijal, kepadatan lalu lintas seharusnya bisa berkurang apabila petugas melakukan pengaturan arus kendaraan serta memberi peringatan kepada pelanggar.
“Kalau sudah tahu macet, ya atur jalannya. Motor yang nekat lewat pembatas itu mestinya kena tegur, bukan malah dibiarkan,” ucapnya.
Selain pengendara motor, Rijal juga menyinggung keberadaan angkutan kota yang kerap berhenti terlalu lama dan memperparah kepadatan lalu lintas.
“Angkot depan petugas juga dibiarkan saja. Kendaraan belakang sudah klakson berkali-kali tapi angkot tetap berhenti. Petugas seharusnya lebih tegas ke angkot yang bikin macet,” katanya.
(Jar Kasih)















