Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) gerak cepat untuk bekerja sama pengelolaan sampah dengan daerah lain.
Hal itu, karena Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cipeucang dalam kondisi mengkhawatirkan.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, pihaknya saat ini mencoba bekerja sama persampahan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.
Saat ini penjajakan tersebut masih berproses, terutama terkait administrasinya.
Menurutnya, jika proses administrasi dan kerjasama telah rampung, maka pengiriman sampah ke Kabupaten Lebak bisa bisa berjalan.
Pilar berharap bahwa kerjasama ini secepatnya selesai, tapi balik ke kesiapan dari Kabupaten Lebak itu sendiri.
“Kalau kita sih sudah sangat siap ya mudah-mudahan, Februari ini atau Marat, maksimal sudah bisa berjalan,” jelasnya.
Menurut Pilar, target dari Pemkot Tangsel adalah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang memerlukan waktu hingga dua tahun.
Mulai dari investasinya, hingga pembangunan PLTSa di TPAS Cipeucang, Serpong itu sendiri.
“Sementara kita tidak buang ke Cipeucang targetnya,” jelasnya.
Maka dari itu, rencana jangka pendeknya adalah kerjasama persampahan dengan daerah lain atau antar daerah.
“Lalu setelah selesai pembangunan PLTSA, kita sudah tidak usah titip ke siapa-siapa. Sudah langsung kita olah di PLTSA,” tutupnya. (eka)















