mereka menghadapi Malut United yang tengah dalam performa terbaik.
“Ini penampilan yang penting bagi kami melawan tim yang sangat baik, salah satu tim terbaik di Liga ini. Kita harus bangga dengan itu, dan kita akan mencoba mendapatkan 3 poin di laga berikutnya,” tutur pelatih tersebut.
Jalannya Laga
Sejak awal, baik Persita Tangerang maupun Malut United menampilkan permainan sabar. Persita lebih mengandalkan duel lini tengah melalui pemain seperti Pablon Ganet dan Shin Young-bae. Sementara itu, Malut United mencoba memperlebar aliran bola dan memaksimalkan kecepatan para pemain sayap, termasuk Ciro Alves dan Yakob Sayuri.
Kedua tim masih kesulitan menembus barisan pertahanan lawan. Beberapa ancaman yang tercipta hanya berasal dari upaya tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Persita mengandalkan ketajaman Aleksa Andrejic (dua gol), sedangkan Malut United bertumpu pada David da Silva (empat gol). Skor kacamata menutup jalannya babak pertama.
Memasuki babak kedua, Malut United langsung melakukan penyegaran dengan masuknya Alwi Slamat menggantikan Ridho Syuhada. Pergantian ini diperkirakan untuk memperkuat lini tengah.
Hasil ini menahan Persita Tangerang sementara tetap berada di peringkat ke-6 dengan mengemas 19 poin dari 12 laga. Sementara itu, Malut United mengoleksi 21 poin dan bertengger di peringkat kelima. Kedua tim tetap berurutan di klasemen, dengan Persita memegang margin satu gol lebih unggul dari Malut.
(Jek/Red)















