Papan Informasi Proyek Betonisasi di Perumahan PPI 2 Pondok Pucung Tak Nampak, Warga: Sumber Dananya Dari Mana?

Pondok Aren, HALOBANTEN.COM- Di era keterbukaan saat ini, masih ada saja perusahaan jasa konstruksi yang menyembunyikan informasi kegiatan proyek pembangunan infrastuktur untuk kepentingan umum. Padahal, pemerintah sudah mengaturnya melalui undang-undang.

Salah satu kegiatan pelaksanaan pembangunan yang belum jelas informasi pelaksana dan sumber anggarannya yakni proyek Jalan Kemuning Raya di perumahan Pondok Pucung Indah (PPI) 2, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren.

Pantauan di sekitar lokasi, awak media tidak menemukan papan informasi terkait pembangunan jalan berkonstruksi beton tersebut. Warga sekitar juga mempertanyakan sumber anggaran dan pelaksana pengerjaan proyek tersebut.

Warga mempertanyakan apakah pekerjaan tersebut bersumber dari APBN, APBD atau swasta. “Kalau melalui hasil Musrembang, saya rasa nggak mungkin. Anggaran perubahan juga belum, sumber dananya dari mana? Apa menggunakan APBD, harus jelas juga kan?” kata seorang warga Perumahan PPI 2 yang enggan disebutkan Namanya kepada wartawan di lokasi proyek, Selasa (30/8/2022) malam.

Pria itu juga mengungkapkan, proyek peningkatan jalan yang dikerjakan sejak seminggu lalu itu tak hanya ada di jalan utama PPI 2. Sepengetahuannya, selain di jalan Kemuning Raya, betonisasi juga dilakukan hingga ke arah salah satu Masjid dan gardu PLN yang ada di perumahan PPI 2.

“Kalau yang mau ke masjid, itu cuma sampai di polisi tidurnya. Terus sama yang di dekat gardu PLN, dan itu ditinggiin lagi,” ungkapnya.

Ditanya siapa kontraktor yang mengerjakan proyek jalan tersebut, dia pun mengaku tak mengetahui siapa dan dari pihak mana yang mengerjakan betonisasi jalan di wilayahnya itu.

“Ya gimana, karena nggak ada plang informasi, kami nggak tau apa-apa mengenai proyek jalan itu,” bebernya.

Seharusnya, kata dia, agar warga tidak bertanya-tanya dan tidak menimbulkan multitafsir yang tidak jelas, pihak kontraktor harus memasang papan informasi di lokasi proyek sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Harus jelas lah. Apakah menggunakan APBD Tangsel atau apa, sebagai warga kita juga wajib untuk mengawasi pelaksanaannya,” terangnya.

Pantauan di lokasi jalan yang sudah dibeton, hanya terlihat sebuah spanduk berwarna kuning yang diikat dengan tali. Dalam spanduk tersebut, hanya tertulis kalimat permintaan maaf karena ada penutupan jalan yang dimulai sejak tanggal 23 Agustus hingga 14 September bulan depan. Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak lainnya terkait proyek betonisasi jalan Kemuning Raya perumahan PPI 2 tersebut. (Dra/Jek)

  • All
  • TANGERANG RAYA

Warga Legoso Tolak Pembongkaran, LBH GP Ansor Minta Kajian Hulu-Hilir Sebelum Normalisasi Saluran

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Warga Legoso tolak pembongkaran bangunan yang masuk rencana normalisasi saluran air di Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur. Mereka mendukung penanganan banjir, tetapi menolak pembongkaran tanpa dasar hukum dan kajian yang menyeluruh. Warga Legoso tolak pembongkaran karena pemerintah belum menunjukkan kajian teknis dari hulu hingga hilir. Selain itu, warga menilai proses sosialisasi berlangsung […]

Patroli Perintis Presisi Jaga Pasar Modern BSD, Polisi Perkuat Pengamanan Wilayah Rawan Kriminalitas

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Patroli Perintis Presisi kembali memperkuat pengamanan wilayah rawan kriminalitas di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu (22/7/2026) dini hari. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Tangerang Selatan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli preventif. Sebelum Patroli Perintis Presisi bergerak, IPTU M. Afdal Nugraha memimpin pengecekan kesiapan personel. Pemeriksaan […]

Penggelapan Motor Modus Gadai di Ciledug Terbongkar, Polisi Kembalikan Yamaha NMAX Milik Korban

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Penggelapan motor modus gadai di Ciledug berhasil terungkap setelah Polsek Ciledug mengamankan Yamaha NMAX milik Edy Maulana. Polisi kemudian menyerahkan kendaraan itu kepada pemiliknya, Rabu, 22 Juli 2026. Kasus tersebut berawal dari laporan korban pada 9 Juli 2026. Korban menyebut seseorang berinisial A membawa sepeda motornya menggunakan modus gadai. Korban menyerahkan kendaraan […]

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Sepatan Tangerang, Barang Bukti Disembunyikan di Plafon Kamar Mandi

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Polisi tangkap pengedar sabu 8,22 gram di Sepatan Kabupaten Tangerang Banten setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika. Penangkapan berlangsung di Kampung Baru Tarikolot, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (20/7/2026). Tim Opsnal Polsek Sepatan bergerak di bawah pimpinan Kapolsek Sepatan AKP Fahyani bersama Kanit Reskrim Ipda Arqi Afiandi. Selanjutnya, petugas menemukan […]

Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Curas Tigaraksa, Buron Berakhir di Sumatera Selatan

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Polresta Tangerang tangkap pelaku curas Tigaraksa setelah pelarian ASB, 21 tahun, berakhir di Sumatera Selatan. Polisi juga memburu penadah sepeda motor korban yang masuk daftar pencarian orang. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkap keberhasilan tersebut saat konferensi pers, Selasa, 21 Juli 2026. Menurutnya, penyidik mengumpulkan bukti melalui olah […]

Festival Cisadane 2026 Masuk KEN, Kota Tangerang Tampilkan Panggung Terapung hingga Flying Jet Dance

Tangerang, HALOBANTEN.COM — Festival Cisadane 2026 resmi hadir sebagai salah satu agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Festival tahunan itu berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, di Jalan Benteng Jaya, Kelurahan Sukarasa, Kota Tangerang. Mengusung tema Festival Cisadane 2026 Flowing Heritage, Growing Courage, Pemerintah Kota Tangerang ingin menjaga warisan budaya […]