Baik itu pedagang kering maupun pedagang basah.
Pedagang: Sampai Kapanpun Kami Tetap Bertahan
Gufron menegaskan bahwa para pedagang tetap berpegang teguh dari hasil kesepakatan itu.
“Apabila tidak, sampai kapanpun kami akan tetap bertahan di Pasar Anyar,” tandasnya.
Menyinggung soal pernyataan Pj Wali Kota yang akan menempatkan pedagang kering di Plaza Shinta dan Mal Metropolis oleh Pemkot Tangerang sejak awal, Gufron secara tegas menolak.
“Dari awal kami menolak, kenapa kok balik ke situ-situ lagi,” tukasnya
Apabila memang tempat di Pasar Mambo atau Pasar Anyar Selatan tidak mampu menampung semua pedagang, tentunya ukuran kios yang akan Pemkot Tangerang bangun bisa menyesuaikan.
Jangan karena alasan itu, lalu mereka mementahkan apa yang telah menjadi kesepakatan bersama.
“Yang kami pegang hanya komitmen dari Pemkot Tangerang,” ujarnya.
Berdasarkan informasi di lokasi, Camat Tangerang Kota, Yudi Pradana dan Dirut Perumda Pasar Kota Tangerang, Tietin Mulyati sudah melakukan survei ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan.
Hanya saja ketika wartawan mengkonfirmasi masalah tersebut, Yudi enggan berkomentar.
“Ke Bu Tietin (Dirut Perumda Pasar Kota Tangerang) saja, biar satu suara,” ungkapnya.
Sementara itu, ketika wartawan meminta keterangan Dirut Perumda Pasar Kota Tangerang, dia enggan menjawab. Alasannya ada tamu.
“Saya lagi ada tamu di rumah,” katanya dengan singkat melalui aplikasi WhatsApp. (Cak)















