Pemkot Tangerang Selatan Luncurkan Langkah Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem

Ciputat, HALOBANTEN.COM – Dalam rangka menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, Pemkot Tangsel meluncurkan beberapa langkah, baik program fisik maupun non fisik.

Sejumlah langkah dan upaya itu harus dimulai lewat integrasi program dan kolaborasi. Seperti pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin.

“Kita harus tahu apa saja beban pengeluaran mereka (masyarakat miskin,Red), makanya kalau dapat bantuan saya wanti-wanti mereka untuk tidak beli hal-hal yang konsumtif,” kata ucap Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie usai membuka rapat verifikasi data sasaran kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Kamis (12/10/2023) lalu.

Namun Pemkot Tangerang Selatan masih menemukan sejumlah persoalan, terutama terkait masalah data

“Nah, persoalannya sekarang berkutat pada data,” kata Benyamin.

Setelah mengurangi beban pengeluaran masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan meningkatkan kemampuan untuk pendapatan masyarakat miskin.

“Di program saya ada D3, yaitu Dilatih, Disertifikasi dan Ditempatkan,” katanya.

Masyarakat miskin tidak hanya dilatih saja, tapi diberikan sertifikat sudah ahli di bidang tertentu dan ditempatkan di dunia kerja.

Program selanjutnya adalah pengembangan dan keberlanjutan usaha ekonomi mikro, kecil milik masyarakat. Hal ini bisa dilakukan melalui sinergi.

“Salah satu problem bagi usaha masyarakat saat ini adalah permodalan. Karenanya, kita harus memberikan kemudahan, tetapi hal itu tidak bisa dilakukan sendiri,” ujarnya.

Berbagai kemudahan itu harus dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi oleh Perangkat Daerah dan seluruh stakeholder bersama masyarakat lainnya.

“Kolaborasi bukan hanya tugas Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Disperindag, Dinas Koperasi saja, kecamatan, kelurahan, tapi kita semua harus terlibat dan sinergi,” imbuh Benyamin.

Kemudian setelah upaya intervensi itu dilakukan, seharusnya kini sudah ada peningkatan konsumsi dari masyarakat kategori miskin ekstrem menjadi lebih baik lagi.

Oleh karena itu perlu pendataan dan verifikasi data warga miskin agar tujuan intervensi tercapai.

“Jangan sampai yang dikasih Bansos mereka lagi, mereka lagi,” katanya.

Terkait hal itu, Pemkot Tangerang Selatan akan memverifikasi data mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan dan kota.

Hal tersebut nantinya akan dikoordinasikan oleh Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK).

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangsel, Eki Hardiana memaparkan, masyarakat miskin di Tangsel dikategorikan dengan konsumsi perbulan Rp700 ribu. Kemudian biaya konsumsi miskin ekstrem Rp500 ribu.

Saat ini terjadi penurunan data miskin dari semula 2,57 persen menjadi 2,50 persen.

(Red)

  • All
  • BISNIS
  • NASIONAL
  • TANGERANG RAYA

Bupati Tangerang Buka Festival Kampung Budaya Kemuning, Dorong Pelajar Kuasai Kerajinan Lokal

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Festival Kampung Budaya Kemuning resmi berlangsung di Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Senin (27/7/2026). Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, membuka kegiatan yang Balai Adat Keariaan Tangerang gagas tersebut. Festival berlangsung selama dua hari. Kegiatan menyasar pelajar SD, SMP, dan SMA. Peserta belajar membatik, membuat anyaman, serta mengenal potensi ekonomi berbasis budaya lokal. Maesyal […]

BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG dan Tolak Ganti Rugi

Jakarta, HALOBANTEN.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) tutup permanen 833 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Senin, 27 Juli 2026. BGN mengambil keputusan setelah menemukan pelanggaran serius. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan, BGN Tutup ratusan dapur MBG di sejumlah wilayah. Penutupan mencakup 98 dapur di Sumatra. Selain itu, 311 dapur berada di Jawa dan Madura. Selanjutnya, […]

Identitas 6 Polisi Polres Tangsel Terjerat Dugaan Peredaran Gelap Narkoba

Jakarta, HALOBANTEN.COM – Identitas 6 Polisi Polres Tangsel (Tangsel) diungkap Bareskrim Polri. Keenam polisi tersebut kini menjalani pemeriksaan atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis etomidate. Kasus itu menyeret Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan AKP Pardiman bersama lima anggotanya. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan Polri tidak memberi toleransi kepada anggotanya […]

AKP Pardiman Kasat Narkoba Polres Tangsel Ditangkap Terkait Dugaan Peredaran Gelap Narkoba

Jakarta, HALOBANTEN.COM – AKP Pardiman, Kasat Narkoba Polres Tangsel (Tangerang Selatan), ditangkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Penangkapan berlangsung bersama lima anggota Polres Tangsel dan seorang personel Polda Aceh. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso membenarkan operasi tersebut. Tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC memimpin penangkapan. Delapan Polisi […]

Kasat Narkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim, Enam Polisi Ikut Diamankan

Jakarta, HALOBANTEN.COM – Kasat Narkoba Polres Tangsel (Tangernag Selatan) AKP Pardiman ditangkap Bareskrim Polri. Tim juga mengamankan enam anggota kepolisian dalam operasi tersebut, Senin (27/7/2026). Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso membenarkan penangkapan tersebut. Tim gabungan Subdit IV dan Satgas Narcotic Investigation Center memimpin operasi tersebut. Menurut Eko, tim menangkap […]

Jasad Anak Tenggelam di Sungai Cisadane Tangsel Ditemukan Tak Bernyawa

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Jasad anak tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang Selatan (Tangsel) Banten ditemukan sudah tak bernyawa pada hari ketiga pencarian, Senin (27/7/2026). Tim SAR gabungan menemukan Neill Angkasa Satyanegara (13) dalam tubuh sudah kaku. Tim SAR gabungan menemukan jasad anak tenggelam di Sungai Cisadane sekitar pukul 08.20 WIB. Lokasi penemuan berada sekitar satu kilometer […]