Ciputat, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) menyerahkan 94 kunci rumah yang semula tidak layak huni menjadi rumah layak huni kepada warga penerima manfaat di Kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur, Kamis (14/9/2023).
Serah terima kunci rumah dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie didampingi Kepala Dinas Perkimta Tangsel Aries Kurniawan.
Di Kecamatan Ciputat, serah terima kunci rumah dipusatkan di Kampung Maruga Kelurahan Serua kepada 51 warga penerima manfaat.
Sedangkan di Kecamatan Ciputat Timur, dipusatkan di Jalan Menjangan III Rt 005 Rw 015 Pondok Ranji kepada 43 warga penerima manfaat.
Benyamin Davnie mengatakan pada tahun anggaran 2023, ada 345 unit rumah warga yang masuk dalam program RUTLH yang dimotori oleh Disperkimta Kota Tangsel.
Jumlah tersebut meliputi 51 RUTLH di Kecamatan Ciputat dan 43 RUTLH di Kecamatan Ciputat Timur. sehingga total mencapai 94 unit rumah yang dibedah.
Sedangkan kecamatan lainnya antara lain Pondok Aren 61 rumah, Serpong Utara 25 rumah, sebelumnya di Setu 49 rumah, Serpong 57 rumah, Ciputat Timur 43 rumah, dan Pamulang 59 rumah.
“Program RUTLH dilaksanakan secara berkesinambungan sejak tahun 2017. “Pada tahun anggaran 2023, telah dilakukan renovasi sebanyak 1.900 unit rumah tidak layak huni,” kata Benyamin.
Menurut Benyamin, program penyempurnaan RUTLH ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan.
Program ini akan terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang. “Tahun 2024 terus berlanjut karena program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disperkimta Kota Tangsel Aries Kurniawan menjelaskan, 51 rumah yang diperbaiki di Kecamatan Ciputat, meliputi 7 rumah di Kelurahan Cipayung, 6 rumah di Kelurahan Ciputat, 12 rumah di Kelurahan Jombang, 2 rumah di Kelurahan Sawah, dan 6 rumah di Sawah Baru, Kelurahan Serua 9 rumah dan di Kleurahan Serua Indah 9 rumah.
Program RUTLH akan terus berlanjut. Rencananya, masih perlu dibangun 655 unit pada tahun 2024.
“Nah, tahun 2024 akan kita selesaikan,” ujarnya.
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2023, program RUTLH akan mencakup 50 unit rumah. Oleh karena itu, Disperkimta Kota Tangsel mengalokasikan dana sebesar Rp3,5 miliar untuk program RUTLH pada APBD-P 2023.
Aries menambahkan, program RUTLH sepenuhnya didanai oleh APBD. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan perbaikan RUTLH dilakukan bersama Badan Kemandirian Masyarakat (BKM) di setiap kelurahan lokasi penerima bantuan sosial.
“Program RUTLH tetap didanai penuh oleh APBD. Kami mencoba berkomunikasi dengan pihak swasta untuk membangun rumah layak huni karena manfaat dari program ini sangat luar biasa dan langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, rasa haru dan bahagia tampak di wajah Isep Saefudin, warga Ciputat saat melihat rumahnya yang dulu bobrok kini berubah bentuk menjadi tempat tinggal yang bermartabat dan nyaman. “Dulu rumah saya bedeng pak, atapnya asbes dan lantainya dari pluran, dindingnya cuma setengah badan,sekarang Alhamdulillah jadi jauh lebih baik dan nyaman ditinggali,” ujarnya.
Tak hanya Isep Saefudin, hal yang sama dirasakan Ismail warga Jombang Ciputat. Dia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Tangsel dan jajarannya karena program ini membuat rumahnya yang semula tidak layak huni menjadi layak huni.
“Saya beruntung berkat program Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang dilakukan Wali Kota Benjamin Davnie,” ujarnya.
(Red)















