Jakarta,HALOBANTEN.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung PSN Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi atau geothermal di kawasan Rawa Dano, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.
“Prinsipnya ini adalah PSN (Proyek Strategis Nasional, red) yang sebenarnya banyak hal-hal yang berdampak positif bagi masyarakat,” kata Pj Gubernur Banten Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Rapat Lantai 2 Utara, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Jalan MH Thamrin No.8, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2023).
Untuk bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, pihaknya bersama Forkopimda Provinsi Banten dan Kabupaten Serang akan mengintensifkan komunikasi dengan warga sekitar.
Al Muktabar menyadari kunci suksesnya program pemerintah itu diantaranya bisa diterima oleh masyarakat.
Rapat Bersama Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi M Rachmat Kaimuddin itu juga dihadiri oleh Bupati Serang Tatu Chasanah.
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho, Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Tatang Sobarna.
Komandan Kodim 0602/Serang Letkol ARM Fajar Catur Prasetyo, Kapolres Serang Kota Kombes Pol Nugroho Arianto.
Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten Deri Dariawan.
Serta perwakilan dari Kejati Banten dan Kejari Serang serta Direktur Utama PT Sintesa Banten Geothermal Shinta Widjaja Kamdani.
Al Muktabar melanjutkan, Provinsi Banten ditunjuk sebagai lokasi PSN PLTP sejak 11 tahun lalu.
Berdasarkan kajian ilmiah, daerah itu mempunyai potensi besar untuk pengembangan energi baru terbarukan dengan melalui panas bumi.
“Kita semua akan melakukan komunikasi yang baik dengan masyarakat, termasuk juga pihak dari pengembang.
Dia berharap tidak ada hal mendasar yang menjadikan semua pihak terdikotomi, sehingga bisa dipahami bahwa PSN bermanfaat bagi masyarakat.
Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten Deri Dariawan menambahkan, PLTP ini merupakan langkah Pemerintah dalam mengurangi emisi gas karbon yang saat ini programnya tengah digalakkan.
Sehingga PSN ini sangat strategis untuk dikembangkan di Provinsi Banten.
“PLTP ini dalam pelaksanaannya sangat patuh terhadap SOP, sehingga dampak negatifnya bisa diminimalisir,” katanya.
Reporter: MG1
Editor: Jek Jarkasih





















