Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) minta warga melapor jika ada oknum nakal di program Pendaftaran Tanah sistematis Lengkap (PTSL) 2023.
“Laporkkan, kita akan tindaklanjuti,” kata Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Tangsel Kecamatan Setu, Senin (13/2/2023).
Benyamin Davnie mengungkapkan, PTSL tahun 2023, selain untuk mengurus sertifikat yang baru, juga untuk melanjutkan proses-proses PTSL sebelumnya.
Begitupun soal pelantikan Satgas PTSL 2023 oleh Kantor Pertanahan Kota Tangsel, Benyamin mengaku sudah menerima SK (Surat Keputusan) pelantikan Satgas PTSL yang di dalamnya juga melibatkan lurah serta mitra kelurahan se Kota Tangsel.
“Iya betul, saya sudah nerima SK-nya. Selain yang baru, itu juga untuk melanjutkan proses-proses (sertifikat) yang lama, yang tertunda, seperti itu,” kata Benyamin Davnie.
Menurut Benyamin Davnie, program PTSL tahun 2023 di Kota Tangsel, bukan hanya instruksi dari pusat saja.
Hal ini merupakan hasil diskusi yang matang antara pemerintah daerah yang menerima masukan dari masyarakat.
Dari masukan itu, kemudian Pemkot Tangsel menyampaikan persoalan tersebut kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Kemarin, ketika di teliti ada berkasnya yang kurang lengkap dan harus ada perbaikan, tapi tidak terkomunikasikan dengan pemohon, dan ada program (PTSL) yang sudah ditutup. Nah ini kelanjutannya sekarang,” ungkapnya.
Menyisnggung, soal sanksi jika ada dugaan oknum pada pelaksanaan program PTSL tahun 2023, Benyamin Davnie menjelaskan agar warga melaporkan oknum tersebut secara kongkrit berikut dengan data-datanya.
“Itu mah jelas kalau sanksi mah. Oknum apa aja kalau sanksi mah, laporkan secara kongkrit, jangan cuma katanya. Tapi laporkan, sertai dengan data-datanya, kita akan tindaklanjuti,” tegasnya.
Sebelumnya, Kantor Pertanahan Kota Tangsel menargetkan 5424 bidang tanah melalui program PTSL tahun 2023.
Pembukaan program PTSL tersebut, berawal dengan pengambilan sumpah jabatan Satgas PTSL oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangsel, Harison Mocodompis, Jumat lalu (10/2/2023).
Reporter: Hendra
Editor: Jek Jarkasih















