Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – PSEL Tangerang Selatan memasuki tahap pembebasan lahan sebagai bagian percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan seluruh proses pengadaan lahan rampung pada tahun ini.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan pemerintah saat ini memproses pembelian lahan seluas 2,4 hektare.
Menurut Pilar, pemerintah berharap penetapan dari Danantara segera terbit. Setelah itu, proses groundbreaking dapat berlangsung sesuai rencana.
Ia menjelaskan PSEL Tangerang Selatan tidak mengikuti pembagian proyek nasional tahap pertama maupun tahap kedua.
Sebaliknya, proyek tersebut berjalan melalui skema tersendiri karena memiliki kondisi berbeda dari daerah lain.
Pilar menyebut Tangerang Selatan telah memiliki kerja sama dengan perusahaan sebelumnya. Oleh sebab itu, Danantara menyusun formula agar proyek tetap berlanjut sesuai ketentuan baru.
Selain itu, pemerintah tidak perlu menunggu daerah lain untuk memulai pembangunan.
“Kalau semua persyaratan sudah siap, pembangunan bisa segera mulai,” kata Pilar.
Pembangunan Menunggu Penyelesaian Persyaratan
Pilar menjelaskan pembangunan menunggu penyelesaian pembebasan lahan, persetujuan Danantara, serta seluruh proses perizinan.
Ia optimistis seluruh tahapan tersebut dapat selesai sehingga proyek segera memasuki fase konstruksi.
Menurutnya, kondisi proyek PSEL Tangerang Selatan berbeda dengan proyek pengolahan sampah di Jatiwaringin.
Karena itu, jadwal pelaksanaan tidak mengikuti tahapan pembangunan wilayah lain.
Appraisal Lahan Masih Berlangsung
Saat ini pemerintah menjalankan proses penetapan lahan dan appraisal sebelum pembayaran kepada pemilik lahan.
Pilar mengatakan anggaran pembebasan lahan telah tersedia melalui APBD murni.
Selanjutnya, tim appraisal independen akan menentukan nilai lahan berdasarkan metodologi yang berlaku.
Tim tersebut mempertimbangkan harga pasar, Nilai Jual Objek Pajak, serta berbagai indikator lainnya.
Pilar berharap seluruh masyarakat mendukung proses pembebasan lahan hingga pembangunan selesai.
Menurutnya, keberadaan PSEL menjadi solusi jangka panjang pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan.
Selain mengurangi ketergantungan terhadap daerah lain, fasilitas tersebut juga mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Pemerintah juga ingin menghindari perluasan pengelolaan sampah melalui landfill mining di TPA Cipeucang karena mempertimbangkan dampak lingkungan.
Dengan hadirnya PSEL, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap sistem pengelolaan sampah menjadi lebih mandiri dan berkelanjutan.
(LIF)


























