TANGSEL, HALOBANTEN.COM – Wah, gawat! Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, angkat bicara soal masalah banjir yang terus melanda Tangerang Raya. Ia blak-blakan bilang kalau salah satu penyebab utamanya adalah kondisi sungai yang udah gak mampu lagi nampung air hujan!
“Kapasitas sungai kita udah overload banget, apalagi kan air dari wilayah lain kayak Depok sama Bogor juga ngalir ke sini,” keluh Pilar. Ia pun langsung nyentil pentingnya kolaborasi lintas wilayah dan penertiban bahu sungai biar masalah banjir bisa diatasi dari hulu sampai hilir.
Bangunan “Nempel” Sungai Bikin Banjir Makin Parah
Pilar juga menyoroti banyaknya bangunan yang berdiri terlalu mepet sama bantaran sungai. Ini nih yang bikin aliran air jadi sempit dan gampang meluap pas hujan gede.
“Banyak banget bangunan yang mepet-mepet. Minimal yang mepet itu dibenerin dulu deh, terutama di Tangsel dan Kota Tangerang. Pas air masuk ke Kota Tangerang kan nyempit juga, kemarin pas hujan gede airnya malah balik lagi ke Tangsel!” ungkap Pilar, menggambarkan betapa rumitnya persoalan ini.
Menurut Pilar, perlu ada harmonisasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota/kabupaten di Jabodetabek buat bareng-bareng ngatasi banjir. Pemkot Tangsel sih udah gencar bangun infrastruktur dan ruang terbuka hijau, tapi kalau sungainya “sakit” alias gak bisa ngalirin air dengan sempurna, ya sama aja bohong!
Pilar Berharap Kementerian ATR/BPN Gercep
Nah, ini dia bagian yang paling seru! Pilar terang-terangan berharap Kementerian ATR/BPN bisa segera bertindak. Ia minta Kementerian itu segera menertibkan lahan-lahan di bantaran sungai yang sering jadi penghambat normalisasi.
“Kami berharap ada solusi dari Kementerian ATR/BPN. Bapak Menteri juga udah tahu kok kondisi di Jabodetabek ini. Ada penguasaan lahan di pinggir-pinggir kali. Nah, itu yang harus sama-sama kita rapiin buat se-Jabodetabek, khususnya Tangsel dan Kota Tangerang,” tegas Pilar.
Dengan masalah banjir yang makin kompleks dan lintas wilayah, Pilar menekankan banget pentingnya sinergi antar-pemerintah. Solusinya gak cuma dari sisi pembangunan aja, tapi juga harus ada penertiban tata ruang sungai yang terintegrasi.
Gimana nih menurut kamu, bakal ada tindakan konkret dari Kementerian ATR/BPN setelah mendapat sorotan langsung sama Wakil Wali Kota Tangsel? Yuk, kasih komentarmu! (Alif/Red)















