Tangerang, HALOBANTEN.COM – Polres Metro Tangerang Kota menyebut tidak ada tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2024 dari 13 kecamatan di Kota Tangerang dan lima kecamatan di Kabupaten Tangerang di wilayah hukumnya yang masuk kategori sangat rawan.
Di TPS di wilayah hukumnya hanya ada TPS kategori rawan dan kurang rawan.
Hal itu ditegaskan Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, kepada wartawan, Sabtu (14/10/2023).
“Hanya ada TPS rawan dan kurang rawan, kalau yang sangat rawan tidak ada,” ujar Kapolres dalam keterangannya.
Sejauh ini pihaknya mengaku telah mengklarifikasi tingkat kerawanan TPS berdasarkan beberapa indikator.
Semisal untuk TPS kategori rawan, Zai menjelaskan, TPS tersebut lokasinya jauh dari markas kepolisian.
Selain itu, di TPS tersebut pernah terjadi pelanggaran pada Pemilu sebelumnya.
Sementara mengenai simulasi Sispamkota, Zain menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas pada Pemilu 2024.
Simulasi Sispamkota ini juga dilakukan guna memantapkan kesiapan personel yang akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan penyelenggaraan Pemilu 2024.
Selain personil, pihaknya juga menyiapkan sarana prasarana dan cara bertindak dalam mengantisipasi potensi kerawanan yang akan timbul selama penyelenggaraan Pemilu 2024.
Sispamkota ini dilakukan oleh Polres Metro Tangerang Kota didukung TNI dan kekuatan lainnya.
Zain menambahkan, simulasi Sispamkota ini bekerja sama dengan TNI, KPU, Bawaslu, dan Pemerintah Kota Tangerang serta didukung Satuan Brimob dan Unit Satwa Ditsamapta Polda Metro Jaya.
Zain menjelaskan, ada beberapa skenario yang diperagakan dalam simulasi, yakni patroli skala besar untuk cipta kondisi menjaga kamtibmas, penertiban APK, pengawalan logistik pemilu, pengamanan TPS, pengamanan rapat pleno KPU, dan pengamanan unjuk rasa.
“Nantinya setiap personel yang terlibat diharapkan mengerti dengan peran dan tugasnya masing-masing di segala situasi yang mungkin terjadi selama pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024,” tutupnya.
(Red)















