Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Puncak Festival Peh Cun 2024, diakhiri lomba perahu naga yang memperebutkan tropy dan hadiah puluhan juta.
Festival yang berlangsung di Sungai Cisadane, tepatnya Jalan Kali Pasir, Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada Minggu (16/6/2024) di hadiri ribuan penonton.
Mereka memadati sisi kiri dan kanan bantaran Sungai Cisadane untuk memberi semangat pada tim lomba perahu naga yang menjadi tradisi dan budaya khas Kota Tangerang
Keluar sebagai juara pada Kategori Perahu naga dan papak adalah tim naga hitam. Sementara juara dua dari tim Kongco Pehcun.
Untuk juara 3 pada Kategori perahu naga dan papak dari Tim Putra Bangsin dan juara empat Tim Badak Cisadane.
“Pada kejuaraan ini, kami sediakan tropi dan hadiah uang,” kata Ketua Pelaksana Festival Perahu Naga Peh Cun, Herlinawati di sela-sela kegiatan tersebut.
Besaran hadiah untuk juara satu, lanjutnya, masing-masing Rp10 juta, juara dua Rp3 juta, juara tiga Rp2 juta dan jura empat atau harapan Rp1 juta.
Lebih jauh Herlinawati yang akrab di panggilan Merry merasa bersyukur, Festival Peh Cun yang berlangsung setiap tahun mendapat respon positif dari masyarakat, baik dalam maupun luar Tangerang.
Itu terlihat dari animo mereka yang terus bertambah. Dan kegiatan tersebut, sambungnya, sudah masuk atau menjadi warisan tak benda Pemda Kota (Pemkot) Tangerang, yang patut di lestarikan.
Adapun rangkaian dari Festival Peh cun yang di gelar oleh Perkumpulan Boen Tek Bio sejak 10 juni 2024 lalu, Kata Merry, yaitu, bersama masyarakat membersihkan Sungai Cisadane.
Tujuannya, sambung dia, sebagai upaya menjaga lingkungan dan kebersamaan. Kemudian ritual mendirikan telur, tabur bunga, lempar bakcang, dan lomba tangkap bebek di bantaran Sungai Cisadane.
Kegiatan-Kegiatan tersebut, imbuh Merry, merupakan ritual yang di percaya oleh masyarakat Tionghoa sesuatu yang negatif pada diri manusia harus di buang.(Cak)
























