Lebih jauh Herlinawati yang akrab di panggilan Merry merasa bersyukur, Festival Peh Cun yang berlangsung setiap tahun mendapat respon positif dari masyarakat, baik dalam maupun luar Tangerang.
Itu terlihat dari animo mereka yang terus bertambah. Dan kegiatan tersebut, sambungnya, sudah masuk atau menjadi warisan tak benda Pemda Kota (Pemkot) Tangerang, yang patut di lestarikan.
Adapun rangkaian dari Festival Peh cun yang di gelar oleh Perkumpulan Boen Tek Bio sejak 10 juni 2024 lalu, Kata Merry, yaitu, bersama masyarakat membersihkan Sungai Cisadane.
Tujuannya, sambung dia, sebagai upaya menjaga lingkungan dan kebersamaan. Kemudian ritual mendirikan telur, tabur bunga, lempar bakcang, dan lomba tangkap bebek di bantaran Sungai Cisadane.
Kegiatan-Kegiatan tersebut, imbuh Merry, merupakan ritual yang di percaya oleh masyarakat Tionghoa sesuatu yang negatif pada diri manusia harus di buang.(Cak)















