Bandung, HALOBANTEN.COM – Puskesmas Pamulang kembali mengharumkan nama Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, di kancah nasional.
Dalam ajang Jambore Puskesmas Nasional (Jampusnas) pertama yang digelar di Bandung pada 5-7 Desember 2024, Puskesmas Pamulang berhasil meraih dua prestasi membanggakan.
Puskesmas yang dipimpin oleh Fitria Oriza ini berhasil menyabet Juara 2 dalam Lomba Senam Integrasi Layanan Primer (ILP).
Prestasi gemilang ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pamulang, tetapi juga membuktikan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini,” ungkap Fitria.
“Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim Puskesmas Pamulang. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan mendorong masyarakat untuk hidup sehat,” sambung Fitria.
Lomba senam ILP yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan koordinasi layanan kesehatan primer.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para petugas kesehatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, Puskesmas Pamulang juga berhasil meraih Juara 1 Lomba Senam Peregangan di tingkat Kota Tangerang Selatan.
Prestasi ganda ini semakin mengukuhkan posisi Puskesmas Pamulang sebagai salah satu pusat kesehatan yang inovatif dan berkualitas di wilayah Tangerang Selatan.
Jampusnas diikuti oleh ratusan puskesmas dari seluruh Indonesia.
Ajang ini menjadi platform bagi para petugas kesehatan untuk berkolaborasi, berbagi ide, dan belajar dari satu sama lain.
Melalui Jampusnas, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.
Prestasi yang diraih oleh Puskesmas Pamulang menjadi inspirasi bagi seluruh puskesmas di Tangerang Selatan.
“Semoga prestasi ini dapat memotivasi puskesmas lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanannya,” ujar dr. Fitria.
Dengan prestasi yang diraih, Puskesmas Pamulang telah menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat dicapai dengan kerja keras dan dedikasi yang tinggi. (Jarkasih)















