Tangsel, HALOBANTEN.COM – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, menyebut laju pertumbuhan ekonomi di 2022 mencapai 5,82 persen.
Persentase itu Benyamin Davnie sampaikan saat menyerahkan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran (TA) 2022 kepada DPRD Kota Tangsel.
Penyerahan berlangsung saat dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (16/3/2023).
LKPj TA 2022 merupakan bentuk laporan penyelenggara pemerintahan daerah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahaan daerah.
LKPj TA 2022 terdiri dari capaian penyelenggaraan urusan pemerintahan.
Termasuk di dalamnya kebijakan strategis dalam menyelesaikan permasalahan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Sementara, gambaran umum yang Benyamin Davnie sampaikan sebagai walikota dalam paripurna ialah, target pendapatan daerah Kota Tangsel pada APBD tahun 2022 yang semula Rp3.229.948.774 berubah menjadi Rp3.566.982.871.770.
Jumlah tersebut melampaui target sebesar 105,15 persen.
“Selanjutnya, belanja daerah Kota Tangsel pada tahun 2022 untuk membiayai program dan kegiatan pembangunan, arah kebijakan telah ditetapkan adalah memprioritaskan belanja untuk pemenuhan standar pelayanan minimal, belanja mandatory sesuai ketentuan perundang-undangan,” ujarnya.
Belanja daerah pada 2022 semula sebesar Rp3.484.546.475.509 dan dalam perubahan APBD 2022 menjadi Rp4.030.749.162.663, telah terealisasi Rp3.690.662.6680.744 atau mencapai 91,56 persen.
Benyamin juga menyampaikan capaian penyelenggaraan urusan pemerintahan pada 2022, yaitu laju pertumbuhan ekonomi pada 2022 sebesar 5,82 persen meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di angka 4,77 persen.
Tingkat pengangguran terbuka pada 2022 sebesar 6,59 persen menurun dari tahun sebelumnya yang berada di angka 8,6 persen.
“Indeks Pembagunan Manusia (IPM) pada 2022 sebesar 81,95 persen dari tahun sebelumnya berada diangka 81,63 persen,” ungkapnya.
Angka Harapan hidup pada tahun 2022, yakni 72,78 persen meningkat dari tahun sebelumnya 72,47 persen.
Angka stunting dari 19,9 persen di 2021, menurun mejadi 9 persen pada 2022.
Tingkat kemiskinan tahun 2022 sebesar 2,50 persen menurun dari tahun sebelumnya yang berada di angka 2,57 persen.
Namun demikian, Kota Tangsel berhasil menurunkan kemiskinan ekstrem secara signifikan dari semula 2,29 persen menjadi 0,26 persen pada tahun 2022.
(Dra/Jek)






















