Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, menyampaikan pidato resmi dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang Selatan, Rabu (5/3/2025).
Pidato ini menandai awal masa jabatan mereka untuk periode 2025-2030 serta pemaparan visi dan misi pembangunan kota dalam lima tahun ke depan.
Dalam pidatonya, Wali Kota Benyamin Davnie menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD guna memastikan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
“Kami berharap kemitraan yang erat dengan DPRD dapat terus terjalin untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tangerang Selatan,” harap Benyamin Davnie.
Visi Pembangunan Tangsel
Visi pembangunan Kota Tangerang Selatan 2025-2029 yang diusung adalah “Tangerang Selatan Unggul, Inklusif, Inovatif, Kolaboratif Menuju Kota Lestari”.
“Unggul”, dimaknai bahwa Kota Tangerang Selatan memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik, mampu bersaing secara global, dan mampu meningkatkan produktivitas ekonomi Lokal.
“Inklusif”, yang dimaknai bahwa Kota yang dibangun adalah kota untuk semua, dengan memperhatikan kebutuhan seluruh warga termasuk kelompok rentan dan berkebutuhan khusus.
“Inovatif”, yang dimaknai sebagai pengembangan solusi baru dan kreatif untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup, ketahanan daerah, serta perekonomian kota, termasuk penggunaan teknologi dan pendekatan baru dalam pembangunan.
“Kolaboratif”, yang dimaknai sebagai kerjasama yang aktif antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mencapai tujuan pembangunan, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia, Infrastruktur, lingkungan hidup, dan perekonomian.
Dan terakhir, “Lestari”, yang dimaknai sebagai Kota Tangerang Selatan yang Layak huni dan mengedepankan lingkungan tinggal yang ramah lingkungan, ramah anak, ramah lansia.
Visi ini bertumpu pada lima pilar utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi daerah.
Kemudian, tata kelola pemerintahan yang profesional, pembangunan kota yang inklusif, serta keberlanjutan lingkungan.
Program Prioritas Tangsel
Untuk mencapai visi tersebut, berbagai misi utama telah dirancang, seperti membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global, meningkatkan ekonomi daerah berbasis inovasi dan teknologi, mengembangkan birokrasi yang profesional dan adaptif, serta mewujudkan kota yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan.
Beberapa program prioritas juga turut disampaikan, di antaranya pembangunan sekolah baru, peningkatan layanan kesehatan dengan tenaga medis tambahan, program makan bergizi gratis bagi anak-anak, serta penyediaan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa.
Selain itu, pembangunan infrastruktur strategis seperti perpanjangan jalur MRT hingga Serpong dan pengelolaan limbah berbasis energi ramah lingkungan juga menjadi fokus utama.
Sebagai bagian dari proses perencanaan, Pemkot Tangerang Selatan juga tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Proses ini akan melibatkan konsultasi publik dan ditargetkan selesai dalam enam bulan setelah pelantikan.
Dalam penutupan pidatonya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam mewujudkan Tangerang Selatan yang lebih maju.
“Mari kita bekerja bersama, berinovasi, dan berkolaborasi untuk membangun kota yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tutupnya.
Rapat paripurna ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepakatan awal antara pemerintah kota dan DPRD sebagai dasar perencanaan pembangunan lima tahun ke depan. (ADV)















