Cianjur, HALOBANTEN.COM – Sebanyak 3.175 tenaga medis telah tersebar di 194 lokasi pengungsian Gempa Cianjur, Jawa Barat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, para tenaga medis ini bertugas menangani warga terdampak gempa Cianjur.
“Tersebar pada 194 lokasi pengungsian di delapan kecamatan,” jelas Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Terdapat delapan kecamatan di Kabupaten Cianjur yang terdampak gempa.
Antara lain, Kecamatan Pacet, Cugenang, Gekbrong, Warungkondang, Mande, Cilaku, Cibeber, dan Cianjur Kota.
Tenaga kesehatan yang siaga terdiri dari dokter umum, perawat, ahli gizi, bidan, apoteker, tenaga surveilan, kesehatan lingkungan, terapis dan psikolog
Ada juga beragam dokter spesialis lainnya yang mendukung pelayanan kesehatan warga terdampak.
Aktivitas pelayanan kesehatan yang berada di bawah komando Kementerian Kesehatan itu telah mengamati dan mendata untuk mencegah penyakit atau wabah.
Di samping itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur telah melakukan “Rapid Health Assessment” (RHA).
Kemudian, memobilisasi untuk memberikan pelayanan kesehatan di beberapa titik pengungsi.
Termasuk mendata ketersediaan obat, kelompok rentan dan tren penyakit di titik pengungsian. (DAR/JEK)















