Nilai Kepatuhan Pemkab Serang Terhadap Pelayanan Publik Meningkat

Serang, HALOBANTEN.COM – Nilai kepatuhan Pemkab Serang terhadap pelayanan publik meningkat.

Peningkatan nilai kepatuhan pelayanan publik yang berada pada zona hijau kualifikasi B dengan angka 79,01 Tahun 2022.

Nilai itu meningkat dari Tahun 2021 lalu masih berada pada zona kuning dengan nilai 73.

Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Banten pun memberi penghargaan kepada Pemkab Serang atas peningkatan tersebut

Kepala Ombudsman RI Provinsi Banten Fadli Afriadi menuturkan, hasil penilaian kepatuhan untuk tahun 2022 di lakukan di 4 OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Meliputi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Kemudian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Sosial (Dinsos).

Sedangkan untuk 2 Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas yakni Puskesmas Baros dan Kramatwatu.

”Secara umum, secara keseluruhan untuk Pemkab Serang sudah berada pada zona hijau dengan kualifikasi B kualitas tinggi dengan nilai 79,01,” kata Fadli Afriadi.

Ini meningkat dari tahun 2021 yang masih berada pada zona kuning dengan nilai 73.

“Jadi sudah ada perbaikan, sudah tidak zona kuning lagi untuk Kabupaten Serang,” kata Fadli Afriadi.

Fadli Afriadi mengatakan hal itu usai Penyampaian Hasil Evaluasi Atas Kepatuhan Pelayanan Publik dan Penyerahan Sertifikat Indeks Pelayanan Kepatuhan Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang Tahun 2022 di Pendopo Bupati Serang, Rabu (18/1/2023).

Adapun penyerahan penghargaan secara simbolis Fadli serahkan kepada Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa.

Fadli Afriadi menjelaskan, kategori A merupakan nilai di atas 88.

Sehingga masih banyak hal yang perlu di perbaiki untuk Pemkab Serang dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

”Nah untuk penilaian sendiri kita melihat dari 4 dimensi yaitu input, proses, output, dan pengaduan masyarakat,” terangnya.

Input tersebut mulai dari kompetensi pelaksanaannya.

Lalu pemenuhan standar pelayanan publik sesuai dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009.

Kemudian survei terhadap pengguna layanan apakah mereka menemukan maladministrasi atau merasakan adanya mal administrasi.

”Yang terakhir bagaimana pengaduan dari masyarakat selama ini di kelola dengan baik oleh para petugas pengelola aduan,” ungkapnya.

Meski mengalami peningkatan, dari 4 OPD tersebut 2 di antaranya masih perlu perhatian yakni Dinsos dan Disdikbud.

Dua OPD ini nilainya masih berada pada zona kuning.

Untuk Dinsos dengan nilai 66,06 dan Disdikbud 63,03 kualifikasi C sedang atau zona kuning.

”Untuk perbaikannya ada beberapa hal. Apa dari sisi 4 dimensi itu secara detail atau memang ada hal-hal yang belum memenuhi kriteria,” urainya.

”Kita siap membantu OPD untuk memenuhi peningkatan pelayanannya,” jelasnya

Sebenarnya ini ujungnya bukan hanya sekedar nilai, namun yang penting adalah bagaimana indikator-indikator sesuai dengan undang-undang itu dipenuhi dan pelayanan ke depan kepada masyarakat itu semakin membaik.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan dari 4 simpel yang di adakan penilaian satu memperoleh predikat baik yakni DPMPTSP.

Sedangkan yang tiga itu belum memenuhi standar yang diharapkan.

Dia memastikan akan memacu karena ini kaitannya berbicara kompetensi, berbicara cara memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan akurat.

”Makanya kita harus mengadakan pembinaan-pembinaan kompetensi kepada pelaksananya, kita sudah upayakan pelayanan secara digital kecuali masalah pendidikan itu tidak bisa secara digital harus dengan proses belajar mengajar,” katanya.

Akan tetapi untuk Disdukcapil dan Dinsos akan memberikan pelayanan secara digital dengan membuat aplikasi sehingga memberikan pelayanan bisa dilakukan di rumah oleh masyarakat menggunakan smartphone nya.

”Itu semua akan kita pacu, karena kita sudah zona hijau kedepannya harus zona hijau dengan rangking kesatu atau kedua,” ucap Pandji. (MG1/JARKASIH)

  • All
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA

BREAKING NEWS: Anak 13 Tahun Tenggelam di Sungai Cisadane Pesona Serpong, Pencarian Masih Berlangsung

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Seorang anak usia 13 tahun tenggelam di sungai Cisadane dekat perumahan Pesona Serpong, Kademangan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, Sabtu (25/7/2026) sore. Hingga berita ini terbit, petugas gabungan bersama warga masih lakukan pencarian di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi, korban tengelam bernama Neil Angkasa Satria Negara (13), warga Kademangan RT 04/RW […]

Pelecehan Seksual Anak di Tangerang, Polisi Tangkap Guru Les

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Pelecehan seksual anak di Tangerang terungkap setelah Polresta Tangerang menangkap seorang guru les berinisial AK (28). Polisi mencatat sekitar 29 anak laki-laki menjadi korban dalam perkara tersebut. Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memastikan penyidik terus mengembangkan kasus tersebut. Polisi juga mengutamakan perlindungan bagi seluruh korban selama […]

Baku Tembak di Citra Raya Tangerang Pecah, Polisi Kejar Komplotan Curanmor Bersenjata

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Baku tembak di Citra Raya Tangerang pecah, tepatnya di Bundaran 3 Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (24/7/2026). Polisi kini memburu dua terduga pelaku curanmor yang membawa senjata api. Sementara itu, rekaman video kejadian menyebar luas di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang kepala petugas keamanan melepaskan tembakan peringatan ke […]

Kecelakaan Maut di Balaraja Tewaskan Pengendara Motor di Jalan Raya Serang

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kecelakaan maut di Balaraja merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Raya Serang KM 27 Kabupaten Tangerang, Banten, depan SPBU Pos Sentul, Jumat (24/7/2026). Satlantas Polresta Tangerang kini menyelidiki penyebab insiden tersebut. Sementara itu, korban berinisial EY (48), warga Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti. Adapun truk yang terlibat membawa pengemudi berinisial H […]

Program Sekolah Gratis Banten Terancam, Tujuh SMA Swasta Ajukan Mundur

Serang, HALOBANTEN.COM – Program Sekolah Gratis Banten berpotensi kehilangan tujuh SMA swasta setelah sekolah-sekolah tersebut mengajukan surat pengunduran diri kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten. Selain itu, Sekretaris Dindikbud Provinsi Banten, Rachmat Tamam, menyebut pihaknya masih merekap seluruh dokumen pengajuan dari sekolah yang ingin keluar dari program tersebut. “Ada tujuh sekolah mengundurkan diri. […]

BPK Banten Ungkap Hibah BOS Rp861,27 Juta di Luar APBD Mengalir ke 11 Sekolah Swasta

Serang, HALOBANTEN.COM – Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Banten (BPK Banten) mengungkap penyaluran dana hibah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai Rp861,27 juta kepada 11 sekolah menengah swasta. Namun, dana tersebut tidak tercantum dalam Dokumen Penjabaran APBD maupun APBD Perubahan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025. Selain itu, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebut […]