Tangerang, HALOBANTEN.COM – Sesosok bayi dibuang orang tuanya ke semak-semak di Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang, Sabtu (08/4/2023).
Warga menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut berada dalam sebuah kardus di semak-semak di Kampung Cicengkong, Desa Mekar Jaya.
Beruntung saat ditemukan kondisi bayi yang diduga baru dilahirkan itu dalam keadaan sehat.
Kemudian warga menyerahkan bayi malang itu ke Polsek Panongan. Kemudian oleh pihak Polsek, sang bayi diserahkan ke Puskesmas Panongan Kabupaten Tangerang untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Temuan bayi itu sempat menggegerkan warga sekitar dan videonya viral di media sosial.
Dalam rekaman video terlihat, seorang pria mengevakuasi bayi yang tergeletak dalam kardus di semak-semak. Lalu pria tersebut mengadzani dan mengiqomatkan sang bayi yang masih terdapat tali ari-arinya itu.
Saksi di lokasi mengatakan, bayi pertama kali ditemukan oleh tukang ikan keliling dan seorang karyawan pabrik yang mendengar tangisan bayi cukup keras saat melintas di semak-semak dekat permukiman warga.
Untuk mencari sumber suara bayi, sejumlah warga bersama-sama menyisir semak-semak dan akhirnya menemukan bayi tanpa mengenakan pakaian di dalam kardus dengan kondisi seperti kedinginan.
Setelah bayi ditemukan, warga melapor ke pak RT/ RW dan Kades Mekar Jaya.
Kapolsek Panongan, Iptu Hotma Manurung menjelaskan, saat ini bayi laki-laki dengan berat 3,2 kilo dan tinggi 40 sentimeter tersebut masih dalam perawatan Bidan di Puskesmas Panongan agar kondisinya lebih sehat.
“Dari kondisi bayi masih sehat dan sedang dalam perawatan di Puskesmas Panongan. Dari keterangan Bidan diketahui, memang bayi yang dibuang orang tuanya tersebut baru saja dilahirkan,” jelasnya.
Unit Reskrim Polsek Panongan yang sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mencari orang tua yang tega membuang bayinya tersebut.
“Terhadap orang tua yang membuang bayinya masih dalam proses penyelidikan,” kata Hotma.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan masyarakat dan sudah melakukan pemeriksaan saksi yang menemukan bayi pertama kali.
(Jek)

















