Tangerang, HALOBANTEN.COM – Siswa SMP temukan mayat terkubur di lahan kosong belakang kantor Desa Munjul Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang Banten.
Temuan itu pun membuat geger warga Ranca Gede Desa Munjul.
Warga yang penasaran ramai mendatangi lokasi penemuan jasad yang terkubur di lahan kosong.
Saat ditemukan warga, tubuh mayat tanpa identitas tersebut sudah menjadi tulang-belulang.
Posisi mayat terbungkus kain sarung dan terkubur sedalam 30 sentimeter di semak-semak lahan kosong.
Tim Inafis Polresta Tangerang yang datang ke lokasi langsung melakukan proses identifikasi.
Kepala Desa Munjul, Wawan mengatakan, jasad terbungkus sarung ini pertama kali ditemukan sejumlah pelajar yang mencari bambu.
Tanpa sengaja, salah satu pelajar melihat tulang dalam posisi terkubur.
“Mayat ditemukan anak sekolah SMP Negeri Solear 3 sekitar pukul 17.45. Anak sekolah itu ke sini mau nyari bambu buat bendera. Mayat terkubur tapi nggak dalam, tercium bau tidak sedap,” ujar Wawan.
Guna memastikan ini adalah jasad manusia, pihaknya dan Babinsa dari Koramil 13/ Cisoka sempat membongkar tanah yang menimbun jasad tersebut.
“Kita bongkar sedikit, lalu kelihatan rambut, tengkorak kepalanya itu. kemudian kita bongkar lagi lalu ditemukan tengkorak berbentuk kaki. Tubuhnya tertutup sama kain. Namun belum ada laporan warga kehilangan keluarga,” jelasnya.
Sementara, ketua RT 002, RW 005 Kampung Ranca Gede, Yana, yang ikut dalam penggalian makam bersama tim Inafis Polresta Tangerang dan Polsek Cisoka mengatakan jasad yang ditemukan diduga berjenis kelamin perempuan.
“Kulit masih utuh, cuma kalau bagian kepala tinggal tengkorak doang. Kayaknya jenis kelaminnya perempuan, soalnya ciri-cirinya dari tangan, tangannya kecil. atas sampai ke bawah dibungkus sarung,” katanya.
Ketika dilakukan penggalian, jasad yang ditemukan hanya terkubur tidak terlalu dalam.
Sebagian kepala sudah menjadi tengkorak, sementara bagian dada hingga ke perut masih terlihat utuh.
“Kurang lebih dalamnya 30 sentimeter, atau sejengkal tangan,” kata Yana.
“Kalau dikira-kira menurut saya jasad itu sudah terkubur kurang lebih satu bulan. Sudah tercium bau tidak sedap dan sebagian sudah jadi tengkorak,” ungkap Yana.
Setelah dilakukan proses penggalian dan identifikasi, jasad kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja untuk keperluan otopsi. Kini kasus penemuan jasad masih diselidiki Satreskrim Polresta Tangerang.
(Jek)























