Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM –
Meski pelaksanaan relokasi pedagan Pasar Anyar ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, sudah pasti namun 500 lebih pedagang masih bertahan di pasar tradisional tersebut.
Hal itu karena Pemerintah Kota Tangerang belum memastikan waktu relokasi.
“Sampai saat ini kami masih nunggu kabar dari Pemkot Tangerang,'” kata Wakil Ketua Paguyuban Pasar Anyar, Gufron Sulaiman, Sabtu (27/1/2024)
Karena, lanjutnya, tanpa adanya pemberitahuan dari Pemkot, para pedagang belum berani pindah ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan, walaupun sudah ada kesepakatan bersama antara Pemkot dan Pedagang
“Ya kalau sudah ada kabar kita harus relokasi ke sana, kapanpun kami siap pindah, karena itu yang kami harapkan,” paparnya.
Lebih jauh Gufron menjelaskan, kesepakatan relokasi pedagang pasar Anyar ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar selatan itu setelah terjadinya aksi turun ke jalan para pedagang.
Itu terjadi, karena para pedagang menolak relokasi ke Plaza Shinta dan Mal Metropolis yang jauh dan sepi dari pelanggan.
Saat itulah, lanjut Gufron, terjadi dialog antara Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdian dengan perwakilan pedagang.
Hasilnya, tambah dia, Pj Wali Kota Tangerang sepakat dengan tuntutan pedagang yang ingin di relokasi di satu titik di Pasar Mambo.
Bahkan dalam perkembangannya, sambung Gufron, relokasi tersebut tidak hanya di Pasar Mambo, melainkan juga Pasar Anyar Selatan yang posisinya berdampingan.
Sampai saat ini, kata Gufron, para pedagang masih menagih janji atau menunggu waktu relokasi dari Pj Wali Kota.















