Setu, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) Banten, selama dipimpin Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan belum memiliki inovasi brilian dalam mengatasi persoalan sampah dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Hingga saat ini daerah tersebut hanya bisa membuang sampah ke daerah lain untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Cipeucang.
Cara lainnya yakni dengan menyediakan bank sampah dan tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS 3R). Namun dalam pelaksanaannya, cara itu juga tersendat-sendat dan tidak berjalan maksimal.
Sementara, rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) TPA Cipeucang tak kunjung ada kepastian.
Sebagai sebuah konsep inovatif, Tangsel sebagai Smart City harusnya memiliki solusi brilian atasi permasalahan perkotaan.

















