News » TANGERANG RAYA » TANGERANG RAYA

Tragis, Siswi SMA Terserempet Kereta di Stasiun Jurangmangu Hingga Tewas

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar kelas 10 di Stasiun Jurangmangu pada Senin sore. Insiden siswi SMA terserempet kereta ini menyebabkan korban meninggal dunia serta mengganggu jadwal Commuter Line.

Peristiwa ini berawal saat KRL 1742D rute Tanah Abang-Parung Panjang memasuki area peron pada pukul 16.45 WIB. Korban berdiri terlalu dekat dengan garis aman sebelum rangkaian kereta berhenti sempurna.

“Korban mau naik kereta tapi keretanya belum berhenti,” ujar Asya, seorang saksi mata di lokasi kejadian.

BACA JUGA

Kronologi Kejadian di Peron Stasiun

Korban kehilangan keseimbangan akibat jarak yang terlalu dekat dengan badan kereta. Benturan keras membuat tubuh pelajar tersebut jatuh melintang masuk ke kolong rel kereta.

Sejumlah penumpang sempat berusaha menolong korban yang saat itu masih menunjukkan tanda kehidupan. Namun petugas stasiun melarang warga mendekat demi keamanan proses evakuasi oleh tim medis.

Petugas stasiun kemudian melarikan korban menuju Rumah Sakit Umum Daerah setempat. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong saat menjalani penanganan medis darurat.

Dampak Perjalanan KRL Lintas Rangkasbitung

Peristiwa siswi SMA terserempet kereta ini memaksa KAI Commuter melakukan prosedur pemberhentian luar biasa. Langkah penanganan ini berdampak langsung pada keterlambatan perjalanan KRL lintas Rangkasbitung.

Melalui akun resminya, pihak pengelola KAI Commuter meminta maaf kepada para pengguna jasa atas keterlambatan armada. Petugas baru bisa menormalisasi jadwal penerusan kereta setelah area rel steril dari proses evakuasi.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menyatakan pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kejadian ini. Pihaknya mengimbau seluruh pengguna KRL agar selalu berdiri di belakang garis aman peron demi keselamatan.

(JAR)

BERITA LAINNYA