HALOBANTEN, – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengadakan pelatihan khusus tentang pengelolaan media sosial bagi para stafnya. Acara ini diselenggarakan bekerja sama dengan META, perusahaan induk dari platform media sosial terkemuka, di Jakarta pada hari Rabu, 19 Maret lalu.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kemendag, Isy Karim. Dalam sambutannya, Isy Karim menekankan pentingnya kehadiran aktif pemerintah di media sosial. Menurutnya, di era digital ini, masyarakat lebih banyak mengandalkan media sosial untuk mencari informasi dan berinteraksi. Oleh karena itu, Kemendag perlu memanfaatkan platform ini secara optimal untuk membangun kepercayaan publik dan menyampaikan informasi secara efektif.
Isy Karim juga menambahkan bahwa pengelolaan media sosial yang baik akan membantu Kemendag dalam menyajikan informasi yang relevan, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan demikian, kinerja Kemendag dapat direpresentasikan secara lebih strategis dan terarah.
Noudhy Valdryno, Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), yang juga hadir sebagai pembicara, menyampaikan arahan Presiden Prabowo mengenai pentingnya komunikasi kebijakan yang efektif. Ia menekankan perlunya koordinasi yang intensif dan berkelanjutan antara kementerian dan lembaga terkait dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Pelatihan ini menghadirkan Imanuel C. Lamoa, Government Relations & Social Impact Manager META Indonesia, sebagai narasumber. Imanuel memberikan materi tentang penggunaan media sosial yang aman dan efektif, serta teknik pembuatan video reels yang menarik. Sesi ini dimoderatori oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendag, N.M. Kusuma Dewi.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para admin media sosial di lingkungan Kemendag dalam menyosialisasikan program dan kebijakan kementerian. Dengan demikian, Kemendag dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi yang efektif dengan masyarakat. (*/kemendag)















