Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menggarap proyek perbaikan median jalan dan pelebaran Jalan Rawa Buntu Serpong, Tangsel, Banten. Proyek strategis ini mencakup area sekitar Stasiun Rawa Buntu hingga Perumahan D’Latinos, Kecamatan Serpong.
Pemkot Tangsel menargetkan pekerjaan selesai pada awal Desember 2025. Tujuannya jelas, yakni mengurai kemacetan parah yang sering terjadi pada wilayah tersebut.
Pantauan di lokasi Rabu (22/10/2025), tampak sebuah alat berat Beko sedang mengeruk dan meratakan tanah yang mendorong ke jalan raya Rawa Buntu, dari arah perumahan D’Latinos menuju SPBU.
Terlihat juga beberapa pekerja sedang memotong pepohonan yang berdiri di tepi jalan. Beberapa pekerja lainnya tampak sedang lakukan pembangunan trotoar median jalan.
Ahmad Fatullah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDBMBK) Tangsel, mengungkapkan progres pekerjaan telah mencapai sekitar 35 persen per pertengahan Oktober 2025.
“Kami menargetkan selesai lebih cepat dari jadwal kontrak, yaitu pertengahan Desember. Jika tidak ada hambatan, awal Desember sudah bisa tuntas,” ujar Fatullah.
Fatullah menerangkan, proyek ini sempat mengalami keterlambatan karena pembebasan beberapa bidang lahan. Area yang berdampak meliputi sekitar kawasan Hangrihat, Barbershop, dan Car Wash. Namun, ia memastikan kini seluruh bidang lahan terdampak sudah rampung.
“Sekarang sudah clear, sudah finalisasi. Jadi lahan yang kemarin sempat terkendala sudah beres,” katanya.
Sesudah pelebaran rampung, Jalan Rawa Buntu akan bertambah luas sesuai Right of Way (ROW) yang sudah ada kesepakatan.
Proyek ini tidak hanya memperlancar arus kendaraan tetapi juga memberi harapan bagi warga Serpong untuk merasakan pengurangan kemacetan saat jam-jam sibuk, terutama pada akses Stasiun Rawa Buntu yang merupakan jalur vital bagi pengguna transportasi umum dan kendaraan pribadi.
Pihaknya berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel. Koordinasi ini penting untuk penataan jalur dan pemasangan rambu lalu lintas.
“Setelah pekerjaan rampung, kami meminta bantuan Dishub untuk penataan dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas agar arus kendaraan lebih tertib,” jelasnya.
Proyek Prioritas
Proyek pelebaran Jalan Rawa Buntu menjadi salah satu proyek prioritas Pemkot Tangsel dalam bidang infrastruktur tahun ini. Pemerintah berharap peningkatan kapasitas jalan tersebut dapat memperlancar mobilitas warga dan mendukung akses ke pusat aktivitas ekonomi di kawasan Serpong.
“Jika proyek ini selesai, mudah-mudahan kemacetan di kawasan Rawa Buntu bisa jauh berkurang,” tutup Fatullah.
Warga Apresiasi Langkah Pemkot Tangsel
Pelaksanaan pelebaran jalan Rawa Buntu dan Media Jalan ini mendapat apresiasi dari warga dan pengguna jalan raya.
Salah seorang warga, Herman (50) mengatakan ini di ruas jalan tersebut kerap terjadi kemacetan lalu lintas. Penyebabnya karena terjadi penyempitan di beberapa titik. Salah satunya di dekat D’Latinos arah SPBU atau stasiun kereta api.
“Di situ ada penyempitan jalan karena ada tanah jalan akses menuju beberapa tempat usaha. Jadi di situ kendaraan pasti melambat,” kata Herman.
Sementara, Soleh (45) pengendara roda empat juga menyambut baik langkah Pemkot Tangsel yang tengah lakukan perbaikan median jalan dan pelebaran jalan Rawa Buntu.
Menurutnya, pelebaran ruas jalan sangat penting karena selama ini kemacetan lalu lintas di sana sudah parah, terutama pada pagi dan sore hari.
Selain karena adanya penyempitan badan jalan, penyebab lainnya juga lantaran ruas tersebut merupakan akses utama menuju stasiun kereta api dan akses menuju tol Serpong.
“Makanya arus lalu lintas sangat padat karena banyak kendaraan yang keluar masuk tol dan stasiun kereta api,” tuturnya.
(ADV)















