Serang, HALOBANTEN.COM —
ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak (ASTRA Tol Tamer) melaksanakan evaluasi internal menyeluruh pascakejadian genangan air pada sejumlah titik ruas Tol Tangerang–Merak. Langkah tersebut bertujuan memperkuat upaya antisipasi agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Evaluasi mencakup kesiapan infrastruktur drainase, efektivitas sistem pengendalian genangan, pola operasional saat cuaca ekstrem, serta kecepatan respons petugas lapangan. Hasil peninjauan tersebut menjadi dasar penguatan strategi mitigasi, baik dari aspek teknis maupun operasional.
Selain evaluasi internal, ASTRA Tol Tamer menjalin koordinasi lintas instansi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWSC3) serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Koordinasi tersebut bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi hidrologi, kapasitas sistem pengendalian banjir, serta keterkaitan antara infrastruktur jalan tol dan sungai sekitar.
Direktur ASTRA Tol Tamer, Rinaldi, menyampaikan bahwa hasil evaluasi menjadi pijakan penting untuk memperkuat pengelolaan risiko genangan. Menurutnya, sinergi lintas instansi memungkinkan penanganan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan guna menjaga kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan hasil kajian bersama, genangan air berkaitan dengan curah hujan ekstrem berintensitas tinggi dalam durasi singkat, serta limpasan Sungai Cidurian yang masuk ke area danau retensi hingga melampaui kapasitas tampung. Kesimpulan tersebut mengacu pada analisis komprehensif BBWSC3 yang selaras dengan temuan lapangan.
Sebagai tindak lanjut, sejumlah langkah antisipatif jangka pendek dan jangka panjang telah tersusun sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi. Untuk jangka pendek, ASTRA Tol Tamer memperkuat tanggul melalui metode yang telah disepakati bersama guna mencegah limpasan air menuju badan jalan. Tim pemeliharaan juga menyiagakan tanggul pada beberapa titik rawan genangan, antara lain KM 38 arah Jakarta, KM 48, serta KM 70+800 arah Merak.
ASTRA Tol Tamer berharap kolaborasi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan mampu meningkatkan ketahanan infrastruktur jalan tol terhadap risiko genangan. Kepada pengguna jalan, perusahaan mengimbau agar selalu memantau informasi lalu lintas terkini, mematuhi rambu serta arahan petugas, dan meningkatkan kewaspadaan saat hujan berintensitas tinggi.
(Jar Kasih)















