Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka Ranting Serpong menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas pembina Pramuka di Tangerang Selatan (Tangsel). Program ini menegaskan peran strategis pembina dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan bahwa KMD bukan sekadar pelatihan teknis. Ia menilai kegiatan ini menjadi fondasi utama dalam mencetak pembina yang kompeten dan berdaya saing.
“Tujuannya agar semua mampu menjadi pembina yang mumpuni dalam menerapkan metode kepramukaan, sehingga menghasilkan pramuka yang berkarakter, memiliki jiwa kebangsaan, dan peduli lingkungan,” ujar Pilar saat membuka kegiatan di Puspemkot Tangsel, Senin (13/4/2026).
Ia menegaskan Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Oleh sebab itu, kualitas pembina menjadi faktor penentu keberhasilan pembinaan.
Pilar berharap KMD Pramuka mampu meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta pola pembinaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Pilar juga mendorong agar hasil pelatihan dapat diterapkan langsung di gugus depan, terutama di lingkungan sekolah.
“Program ini bisa menjadi contoh dengan dukungan fasilitas yang ada hingga menjangkau sekolah-sekolah, agar adik-adik mampu menggerakkan nasionalisme dan kepedulian lingkungan,” tuturnya.
Di sisi lain, Pilar mengaitkan peran pembina dengan berbagai isu aktual, seperti kepedulian lingkungan dan penguatan inovasi generasi muda. Ia menilai pembina pramuka perlu menjadi motor penggerak program-program positif di masyarakat.
“Kita melatih adik-adik agar saat dewasa kembali ke masyarakat sebagai penggerak program lingkungan dan menjadi inspirasi bagi sekitarnya,” kata dia.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap lahir pembina pramuka yang profesional, berdedikasi, serta mampu membawa gerakan pramuka semakin relevan, modern, dan berdampak nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia di daerah tersebut.
(JAR)















