Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Empat Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kecamatan Serpong menggelar Diskusi Publik Pemuda Serpong, Sabtu malam (15/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Harmonikolaborasi: Masa Depan Pendidikan di Kota Tangerang Selatan dalam Perspektif Otonomi Daerah dan Pemenuhan Hak Pendidikan”.
Diskusi berlangsung pukul 19.30 WIB di Aula Kantor Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. Forum ini membahas berbagai persoalan pendidikan yang dirasakan masyarakat Serpong.
Empat OKP Soroti Kapasitas Sekolah Negeri
Diskusi tersebut menghadirkan anggota DPRD Tangsel Syamsul Hariyanto dari Fraksi PDIP dan Badrussalam dari Fraksi Golkar.
Akademisi Dr. Budi Mulia turut menjadi narasumber dalam forum tersebut. Sejumlah pimpinan OKP juga ikut menyampaikan pandangan.
Mereka antara lain Ibnu Kawakib selaku Ketua KNPI Kecamatan Serpong, Arif Hidayat selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Serpong, dan Ubay Ubadillah selaku Ketua Ansor Kecamatan Serpong.
Selain itu, hadir M. Ikbal Ramdani selaku Ketua PCPM Kecamatan Serpong. Hardi al Hadi memandu jalannya diskusi sebagai moderator.
Ketua Pelaksana sekaligus anggota Karang Taruna Kecamatan Serpong, Ronny Noor Ikhwan, mengatakan empat OKP menginisiasi kegiatan tersebut.
Keempat organisasi itu terdiri dari Karang Taruna, KNPI, GP Ansor, dan Pemuda Muhammadiyah.
Menurut Ronny, mereka menggelar diskusi sebagai wadah untuk menampung keresahan masyarakat. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah sistem zonasi sekolah.
“Alhamdulillah untuk acara malam hari ini, kami dari empat OKP mengadakan diskusi publik sebagai bentuk aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat,” ujar Ronny.
Warga Butuh Tambahan SMP Negeri
Ronny menilai Kecamatan Serpong menghadapi keterbatasan daya tampung sekolah negeri. Kondisi tersebut menjadi perhatian warga di sejumlah wilayah.
Ia menyebut tiga kelurahan yang menghadapi persoalan tersebut. Ketiganya yakni Lengkong Gudang, Lengkong Gudang Timur, dan Lengkong Wetan.
Menurut Ronny, sekolah negeri yang tersedia belum mampu menampung seluruh lulusan SD dari wilayah tersebut.
“Dari keresahan itulah akhirnya kita dari organisasi kepemudaan bergerak bersama untuk mengadakan diskusi publik,” katanya.
Ia berharap pemerintah dapat membangun SMP Negeri baru di Kecamatan Serpong. Menurutnya, pembangunan sekolah dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat.
“Harapan kami dan realisasi dari masyarakat bisa didengar dan terealisasi dengan didirikannya sekolah SMP Negeri, khususnya di Kecamatan Serpong,” tegas Ronny.
OKP Siapkan Rekomendasi Pendidikan
Ronny mengatakan empat OKP akan merumuskan hasil diskusi menjadi rekomendasi. Mereka selanjutnya akan menyampaikan rekomendasi tersebut kepada pihak terkait.
Keempat OKP juga ingin mengawal rekomendasi tersebut secara berkelanjutan. Mereka akan mendorong pemerintah dan legislatif untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
“Harapan kami sih dengan rekomendasi yang dikirimkan dari empat OKP ini semoga berkelanjutan nantinya dan menjadi monitoring kami,” ujarnya.
Ronny berharap rekomendasi tersebut dapat memperkuat perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan di Serpong.
(LIF)

























