Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Aksi Anarkis organisasi masyarakat (ormas) di Perempatan Muncul, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa (5/11) malam dipicu oleh konflik lahan antara dua kelompok ormas di Gunung Sindur, Bogor.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Tangsel, AKP Agil Sahril, perselisihan di Bogor berlanjut ke aksi perusakan dan pembakaran posko ormas di Setu.
“Kelompok ormas yang merasa dirugikan kemudian melakukan aksi balasan dengan menyerang posko lawan,” ujarnya.
Saksi mata melaporkan melihat puluhan orang tidak dikenal tiba-tiba menyerang posko ormas sekitar pukul 19.20 WIB.
Mereka membawa senjata tajam dan benda tumpul, lalu merusak dan membakar bangunan tersebut.
Akibat kejadian ini, satu posko ormas ludes terbakar dan sejumlah warga menjadi korban.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu akibat aksi anarkis tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengutuk keras aksi kekerasan ini.
“Kami telah mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan,” tegasnya.
Polisi juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.
Motif di balik kerusuhan ini masih dalam penyelidikan intensif.
Polisi akan menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. (Jarkasih)















