Dia memaparkan, saat ini harga beras kurang lebih 11-15 ribu rupiah di pasaran.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan sudah bekerja sama dengan daerah penghasil beras karena Tangsel bukan penghasil beras.
“Saya akan melihat fluktuasi harga beras, kita intervensi melalui operasi pasar,” jelasnya.
Pemkot Tangsel lakukan upaya tersebut selain cadangan beras pemerintah, Bulog dan lain sebagainya untuk menekan harga, menstabilkan harga sepanjang stok di pasar langka.
Pemkot Tangsel juga rutin menggelar kegiatan bazar murah.
Rutin Cleansing Data Penerima Manfaat
Pemkot Tangsel juga melakukan upaya stimulan kepada masyarakat soal pangan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang ada di Tangerang Selatan.
Dengan begitu, cakupan kerja samanya semakin luas dan mampu menekan masalah inflasi.
Intinya, kata Benyamin, dengan menekan pengeluaran rumah tangga maka inflasi dan konsumsi masyarakat juga terjaga.
Benyamin juga menekankan mengenai data penerima manfaat agar semakin tepat sasaran.
Terlebih kondisi perekonomian masyarakat di Tangerang Selatan bisa saja mengalami perubahan tiap waktunya.















