Serang, HALOBANTEN.COM – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banten optimis rampungkan sertifikasi aset milik Pemprov Banten.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Banten Rudi Rubijaya mengaku optimis dengan target sertifikasi aset oleh Pemprov Banten.
Pihaknya juga akan mendukung penuh terhadap program itu karena sejalan dengan arahan Presiden Jokowi, untuk 2025 seluruh lahan sudah tersertifikasi.
“Sebanyak 282 bidang itu hanya nol koma sekian dari capaian target yang sudah kita lakukan melalui program PTSL,” kata Rudi.
Di mana pada tahun 2022 lalu pihaknya sudah melakukan sertifikasi sebanyak 75 ribu dan tahun ini targetnya 200 ribu.
Guna mendukung program Pemprov, pihaknya akan menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengukuran terhadap titik-titik yang sudah di petakan.
“Kalau proses sertifikasinya cepat. hanya saja ada beberapa hambatan masalah hukum itu yang kadang membuat lambat,” tutur Rudi.
“Makanya ketika Pemprov Banten menggandeng Kejati untuk menyelesaikan persoalan sengketa, saya optimis di semester pertama ini bisa selesai,” pungkasnya.
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan persoalan aset atau BMD berupa tanah terselesaikan 100 persen pada semester pertama 2023.
Dia optimis target akan tercapai mengingat dari 1.085 bidang aset yang ada, tinggal menyisakan sekitar 282 bidang atau 25,9 persen.
Sedangkan 74,0 persennya atau 803 bidang sudah bersertifikat. (MG1/JARKASIH)























