Bupati Serang Sebut Pencabutan PPKM Adalah Keputusan Strategis

Lebih lanjut Tatu mengungkapkan, dalam transisi pandemi covid-19 ke endemi ini pemerintah turunkan intervensi dan naikkan partisipasi masyarakat.

Bahkan Pemerintah Pusat menyampaikan bahwa pencabutan PPKM berdasarkan hasil-hasil survei yang sudah berlangsung.

“Karena hasil survei seluruh Indonesia bahwa herd immunity di Indonesia ini sangat tinggi,” kata Tatu.

BACA JUGA

Kemudian yang kedua untuk pencapaian vaksinasi juga maksimal dan sampai saat ini masih berjalan.

“Kita juga sudah punya obatnya, nah itu dasarnya,”terangnya.

Tatu memastikan untuk vaksinasi booster di Kabupaten Serang berlanjut setelah target sebelumnya para Nakes (tenaga kesehatan), Lansia.

Kemudian aparatur yang mobilitasnya dan interaksinya tinggi.

“Pak Kepala Dinkes menyarankan kepada Aparatur dan masyarakat yang mobilitasnya tinggi,” jelas Tatu.

Oleh sebab itu, atas pencabutan PPKM ini, untuk turunannya aturan-aturan di Kabupaten Serang juga dicabut.

“Berkaitan dengan pandemi itu di cabut semuanya,” tegas Tatu.

Meski demikian, pada Rakor tersebut Menko Marves terus mengingatkan agar pemerintah daerah tetap menerapkan protokol kesehatan.

Tatu mencontohkan, bagi masyarakat yang sakit harus sadar sendiri untuk menggunakan masker atau kemudian jika berada di kerumunan orang banyak itu juga sebaiknya memakai masker.

“Agar tidak lalai juga untuk sering mencuci tangan, jadi pencabutan ini dalam rangka menghadapi transisi dari pandemi menjadi endemi mudah-mudahan kita berhasil,” paparnya.

BERITA LAINNYA

Next Post