Cisauk, HALOBANTEN.COM – Sejumlah mesin pompa air hingga armada pemadam kebakaran (Damkar) diturunkan untuk mengatasi banjir yang menggenangi basement apartemen Serpong Garden di Desa Cibogo Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Air yang menggenangi area parkir basement apartemen tersebut akhirnya surut pada Jumat (29/12/2023) pagi.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan, untuk mengatasi banjir di basement apartemen Serpong Garden, pihaknya menurunkan 2 unit mesin pompa air, 2 unit pompa alcon dan 1 unit armada Damkar ke lokasi.
Selain BPBD, Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang juga menerjunkan 1 unit mesin pompa air berukuran besar. Kemudian Perumdam TKR menerjunkan 1 unit tangki air serta satu unit armada Damkar dari Dinas Damkar Kota Tangerang Selatan.
“Pada Jumat pagi, Alhamdulillah banjir teratasi, tinggal tersisa genangan kecil saja,” kata Ujat kepada halobanten.com, Jumat (29/12/2023).
Menurut informasi dari pihak manajemen Serpong Garden, kata Ujat, banjir terjadi akibat jebolnya tanggul kali aliran danau Setuji, pada Rabu (27/12/2023). Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB, air langsung masuk ke dalam area basement.
“Curah hujan saat itu cukup deras sehingga air menggenangi area basement hingga mengakibatkan puluhan kendaraan yang terparkir di area tersebut terendam.
Pihak manajemen Serpong Garden telah berupaya mengeluarkan unit mobil dan motor yang ada di basement namun karena besarnya air yang masuk sehingga tidak semua mobil bisa di selamatkan.
“Kami (BPBD, red) menerima laporan sekitar pukul 17.30 WIB dan saat itu belum bisa lakukan penyedotan karena tanggul yang jebol belum ditutup,” ujarnya.
Penyedotan baru bisa dilakukan pada Kamis (28/12/2023) sekitar pukul 04.00 WIB. Jumlah personil yang dikerahkan antara lain 20 anggota BPBD Kabupaten Tangerang, 5 anggota Dinas Damkar Tangsel, 11 anggota dari Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang, 5 anggota Trantib Kecamatan Cisauk dan 2 anggota dari Perumdam TKR.
Tanggul yang jebol sementara ditutup pakai karung berisi pasir. Pada Jumat (29/12/2023) pukul 05.10 WIB, air yg berada di basement akhirnya surut
“Area yang terendam antara lain gedung A, B dan C,” pungkasnya.
Perwakilan manajemen Apartemen Serpong Garden, Wulan mengatakan air yang masuk ke basemen apartemen sempat menggenang hingga seukuran pinggang orang dewasa.
“Saat kejadian, ketinggian air di basement sekitar pukul 11 itu sudah sepinggang saya,” kata dia.
Akibat banjir tersebut, jumlah mobil dan motor yang terendam sekitar 30 sampai 50 unit.
Wulan berharap, bagi penghuni Apartemen Serpong Garden yang kendaraannya rusak akibat banjir agar bisa lakukan klaim dengan menyertakan bukti.
“Kita pihak manajemen apartemen ada asuransi, semua diklaim. Prosedur kita haya foto saja saat kendaraan terkena banjir, kemudian saat di bengkel dan invoicenya,” imbuhnya.
(Red)























