Serang, HaloBanten.Com – Warga Kabupaten Serang Banten menemukan dua bayi mungil di lokasi berbeda. Yakni di Kecamatan Kibin dan Cinangka.
Warga menduga bayi berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu sengaja di buang oleh orang tuanya.
Di Kecamatan Kibin, warga menemukan sesosok bayi berjenis kelami perempuan di depan rumah warga Perumahan Bumi Nagara Lestari (BNL) Blok D2 RT 20 RW 03, Desa Nagara.
Kapolsek Cikande Kompol Andhi Kurniawan mengatakan, bayi tersebut dalam keadaan hidup dan tanpa pakaian.
Posisi bayi itu berada di antara pot bunga di depan rumah warga. Tali pusar masih utuh menempel pada badan bayi.
“Pemilik rumah, Edi Susanto, menemukan bayi pada Senin 5 Desember 2022 sekira pukul 05.30 Wib”, ujarnya.
Penemuan bayi bermula saat Edi Susanto ke luar rumah untuk mengeluarkan sepeda motor dan mematikan lampu penerangan jalan.
Namun saat akan masuk kembali ke rumah, Edi melihat ke arah tanaman yang berada di depan rumahnya seperti ada boneka.
Setelah di amati lebih dekat ternyata sesosok bayi dengan kondisi telanjang bulat.
Edi Susanto kemudian berteriak memanggil istrinya dan tetangga.
Setelah itu, Edi Susanto melaporkannya kepada ketua RT dan perangkat Desa Nagara.
Bayi itu kemudian langsung di bawa ke Puskesmas Kibin untuk pemeriksaan medis.
Bayi Berjenis Kelamin Laki-laki Tergeletak di Pinggir Jalan

Di Tempat berbeda, temuan bayi juga terjadi di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang Banten.
Warga Kampung Tancang, RT 003/005, Desa Bulakan menemukan bayi tergeletak di warung pinggir jalan, Minggu (04/12/2022).
Kapolsek Cinangka AKP Agustian mengatakan, penemuan bayi tersebut berada di warung milik Suhada.
Temuan bayi bermula saat seorang pemilik warung, Suhada, hendak pulang ke rumahnya, Minggu (04/12/2022), sekitar pukul 21.30 WIB.
Namun langkah kakinya terhenti saat dia melihat ada tas berwana merah tersimpan di atas amben (tempat duduk) warung
Suhada terkejut saat melihat isi tas tersebut ternyata sesosok bayi. Suhada menduga bayi itu belum lama lahir.
Kemudian, Suhada memanggil istrinya, Erni, yang saat itu berada di dalam rumah.
Erni pun datang untuk melihat kondisi bayi tersebut dan kemudian melaporkannya ke Polsek Cinangka dan Puskesmas Cinangka.
Anggota Polsek Cinangka dan Bidan Puskesmas yang sampai di lokasi langsung memotong ari-ari bayi berjenis kelamin laki-laki itu.
Kemudian bayi malang itu di bawa ke Puskesmas Cinangka untuk mendapatkan perawatan. “Berat badan bayi 2,7 kg dan panjang 45 cm,” kata Agustian. (MG1/JEK)















