Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Empat orang remaja kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) di kawasan Jalan KH Hasyim Ashari, Gang Inpres 1 dan 2 Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, Minggu (1/10/2023) malam WIB.
Keempat remaja itu pun langsung diringkus aparat Polsek Pinang Polre Metro Tangerang Kota lantaran diduga hendak tawuran.
Kapolsek Pinang, Iptu Hendi Setiawan membenarkan penangkapan empat orang remaja yang kedapatan membawa saja dan diduga hendak tawuran.
“Kami amankan 4 remaja tanggung bersenjata tajam jenis celurit diduga hendak melakukan aksi tawuran,” kata Kapolsek Pinang dalam keterangannya, Senin (2/10/2023).
Penangkapan dilakukan saat polisi melakukan patroli cipta kondisi khusus pada malam libur. Lalu pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang adanya rombongan pemuda tanggung yang diduga hendak tawuran di kawasan itu.
Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi dan menangkap empat remaja berikut barang bukti tiga senjata tajam jenis celurit, 4 handphone dan 3 unit motor yang digunakan untuk konvoi.
“Empat remaja tanggung ini berinisial AK (14), SS (16), MF (16) dan RAP (20),” ungkapnya.
Atensi Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kapolsek Hendi mengingatkan Kepolisian tidak menolerir siapa saja yang akan membuat kegaduhan dan keributan melukai orang lain menggunakan senjata tajam sehingga membuat warga tidak nyaman di wilayahnya.
Dia mengimbau kepada para orang tua agar lebih serius mengawasi anak-anaknya dengan memberikan pemahaman terkait aturan hukum hingga jam waktu pulang termasuk mengawasi penggunaan media sosial anak masing-masing.
“Atas perbuatannya remaja-remaja kini kita amankan di kantor (Polsek Pinang) untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Lantaran para pelaku ini masih dibawah umur, Polsek Pinang pun melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Tangerang Kota bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) anak maupun P2TP2A untuk menangani dan mendampingi kasus ini. Termasuk memanggil pihak orang tua dan sekolah yang bersangkutan.
(Red)























