stakeholder, meliputi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha,” tegas Sri Rahayu.
Ia memaparkan bahwa Kramatwatu memiliki potensi signifikan. Di bidang pertanian meliputi padi, palawija, serta potensi unggulan bawang merah, sayur, dan buah-buahan.
Di bidang industri ada Fabrikasi dan Industri Rumahan.
“Ada juga sektor jasa dan perdagangan,” kata Sri.
Sementara di sektor perikanan mendapat dukungan dari komunitas nelayan yang aktif.
Pada sektor pariwisata pihaknya mengembangkan Wisata Tasikardi, Wisata Religi Sumur Tujuh, dan Wisata Mancing Joglo Wawasena.
BumDes di Kramatwatu telah terbentuk di 15 desa dengan unit usaha meliputi















