News » BANTEN » PROVINSI BANTEN » Halaman 2

Forum BumDes Indonesia Provinsi Banten Jalin Kolaborasi Erat dengan Kecamatan Kramatwatu

Serang, HALOBANTEN.COM – Forum BumDes Indonesia Provinsi Banten (FBI Banten) memulai sinergi pembangunan desa di Kabupaten Serang melalui audiensi dengan Pemerintah Kecamatan Kramatwatu, Jumat (14/11/2025). Kunjungan tersebut merupakan langkah awal dalam memajukan potensi desa-desa, khususnya melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

Ketua DPW FBI Banten, Budy Tjoanda, menyambangi Kantor Kecamatan Kramatwatu. Camat Kramatwatu, Sri Rahayu Basuki Wati, menyambut hangat kedatangan rombongan, menunjukkan antusiasme tinggi untuk segera berkolaborasi dengan organisasi yang bergerak dalam kemajuan desa ini.

Dalam pertemuan tersebut, Budy Tjoanda menekankan bahwa FBI Banten membawa misi menjadi perpanjangan tangan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT). Organisasi ini merupakan asosiasi resmi berbadan hukum yang memiliki legalitas sah, berfungsi sebagai wadah utama kolaborasi dan elaborasi BumDes seluruh Indonesia.

BACA JUGA

“Misi utama kami ialah menjadi platform kolaborasi dan elaborasi bagi BumDes. Kehadiran kami bertujuan membantu pemerintah desa mengoptimalkan potensi yang ada, salah satunya di Kramatwatu ini,” ujar Budy Tjoanda.

Pihak FBI Banten juga menyampaikan hasil pengamatan awal terhadap sejumlah potensi unggulan di Kecamatan Kramatwatu yang dapat ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya, seperti sektor perikanan.

Wilayah Heterogen dan Berkembang

Sementara, Camat Kramatwatu Sri Rahayu Basuki Wati menyampaikan berbagai data dan potensi di wilayahnya sebagai latar belakang penting bagi kerja sama ini.

Dia memaparkan, Kramatwatu memiliki luas wilayah 48,59 km2, dengan jumlah penduduk sekitar 130 ribu jiwa, serta mencakup 15 desa, 78 RW, dan 314 RT. Wilayahnya merupakan kawasan heterogen dan berkembang, berbatasan langsung dengan laut Jawa, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

“Sektor pembangunan tidak mungkin pemerintah laksana sendiri. Kita butuh sinergi dan kolaborasi erat dari seluruh stakeholder, meliputi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha,” tegas Sri Rahayu.

Ia memaparkan bahwa Kramatwatu memiliki potensi signifikan. Di bidang pertanian meliputi padi, palawija, serta potensi unggulan bawang merah, sayur, dan buah-buahan.

Di bidang industri ada Fabrikasi dan Industri Rumahan.

“Ada juga sektor jasa dan perdagangan,” kata Sri.

Sementara di sektor perikanan mendapat dukungan dari komunitas nelayan yang aktif.

Pada sektor pariwisata pihaknya mengembangkan Wisata Tasikardi, Wisata Religi Sumur Tujuh, dan Wisata Mancing Joglo Wawasena.

BumDes di Kramatwatu telah terbentuk di 15 desa dengan unit usaha meliputi pertanian, perikanan, peternakan, dan jasa.

Pemerintahan Kecamatan Kramatwatu menerima pelimpahan kewenangan dari Bupati Serang dan berupaya maksimal melaksanakan pelayanan publik serta pembangunan.

Program Sedang Bergulir

Sementara, program kegiatan yang sedang berjalan atau telah terlaksana meliputi, peningkatan pelayanan umum melalui zona Integritas.

Kemudian pembinaan intensif kepada kepala desa dan perangkatnya, mencakup administrasi, penganggaran, dan pertanggungjawaban.

Peningkatan pajak daerah melalui sosialisasi dan pemberian penghargaan.

Fasilitasi dan motivasi pelaksanaan program pusat, provinsi, dan kabupaten (contoh: ketahanan pangan, penanganan stunting, dan pembentukan BumDes).

“Kita juga jalankan program pengembangan wisata dan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis),” jelas Sri Rahayu.

Kegiatan lainnya adalah penggalian program CSR dari perusahaan di ring I dan II desa untuk pemberdayaan UMKM, nelayan, bantuan kesehatan, dan pembangunan Rumah Layak Huni (RTLH).

Pengumpulan Infak, Zakat, dan Sedekah (ZIS) melalui Baznas yang dana kembalinya membantu program seperti RTLH, bantuan lansia, UMKM, guru mengaji, dan bantuan air bersih.

Pelatihan UMKM dengan melibatkan Forum UMKM Banten (Formikimba) untuk koordinasi dan pemasaran.

Pengembangan bidang seni, keagamaan (MTQ, pengajian), serta pelestarian seni Bandrong dan Pencak Silat.

Dengan latar belakang potensi dan komitmen yang kuat, sinergi antara Kecamatan Kramatwatu dan Forum BumDes Indonesia Provinsi Banten diharapkan mampu menggerakkan ekonomi desa secara terstruktur, mewujudkan cita-cita “Kramatwatu Berdaya Menuju Kramatwatu Bahagia.”

(Jek/Red)

BERITA LAINNYA