Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Jumlah pengurus Kamar Dagang dan Industri Kota Tangerang Selatan (Kadin Tangsel), Banten periode 2025-2030 mencapai ratusan orang atau tepatnya 229 personil. Mereka manjalani pelantikan di She La Via Grand Ballroom, Jalan Alam Sutera Boulevard, The Flavor Bliss Complex, Kecamatan Serpong Utara, Senin (18/5/2026). Termasuk 43 Wakil Ketua yang akan mengemban berbagai bidang strategis.
Dalam kesempatan yang sama, para pengurus Kadin Tangsel juga menggelar Rapat Kerja (Raker)
Untuk menetapkan arah program kerja Kadin lima tahun ke depan.
Ketua Kadin Tangsel, Marhadi, menyebut pelantikan ini menjadi awal dari tanggung jawab besar yang harus mereka jalankan bersama.
“Total semua 229 pengurus. Alhamdulillah hari ini kita sudah dilantik, artinya menjadi tantangan buat kita bekerja ke depan. Cuman memang target prioritas kita itu adalah UMKM. Bagaimana UMKM bisa menghasilkan PAD terbesar di Kota Tangerang Selatan,” ujar Marhadi.
Marhadi menjelaskan, perhatian Kadin ke depan akan fokus pada seluruh pelaku UMKM tanpa membatasi jenis usahanya. Menurutnya, peningkatan daya saing menjadi salah satu langkah penting agar pelaku usaha lokal dapat berkembang lebih besar melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Semua UMKM. Usaha mikro, baik itu pedagang makanan, tukang las, itu menjadi target kita supaya pertumbuhan ekonomi mereka itu berdaya saing,” jelasnya.
Untuk mendukung target tersebut, Kadin Tangsel menyiapkan program pelatihan dengan menghadirkan mentor yang telah berpengalaman dan sukses di bidang usaha masing-masing.
Selanjutnya, organisasi itu juga merancang pasar digital yang memudahkan pelaku UMKM memasarkan produk secara daring. Salah satu konsep yang mereka siapkan adalah platform khusus bagi pedagang di pasar tradisional agar konsumen dapat berbelanja secara online.
Marhadi optimistis potensi UMKM di Tangerang Selatan sangat besar dan dapat menjadi salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Target kami, UMKM mampu menjadi penyumbang PAD terbesar di Kota Tangerang Selatan,” tegasnya.
Terkait pola kerja organisasi, ia menegaskan Kadin Tangsel akan memperkuat kemitraan dengan pemerintah serta sektor swasta.
Menurut Marhadi, dukungan kebijakan dari eksekutif dan legislatif sangat penting agar program-program pengembangan usaha berjalan efektif. Pada saat yang sama, kolaborasi dengan BUMN, asosiasi, dan pelaku usaha swasta akan memperluas peluang kerja sama.
Hasil Raker Perkuat Sinergi
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus yang baru menerima amanah.
Ia menilai keseriusan Kadin Tangsel terlihat dari pelaksanaan rapat kerja yang berlangsung sesaat setelah pelantikan.
“Semoga hasil rapat kerja dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.
Menurutnya, Kadin memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan sektor swasta, terutama UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Benyamin menambahkan, Tangerang Selatan memiliki potensi besar pada sektor jasa, khususnya kuliner, fesyen, dan kerajinan.
Ia berharap pembinaan yang konsisten mampu mendorong UMKM naik kelas menjadi usaha kreatif, mandiri, dan memiliki omzet miliaran rupiah.
“Pemerintah kota siap bermitra dengan Kadin untuk mewujudkan UMKM yang lebih kuat dan berdaya saing,” pungkasnya.
(LIF)















