Bogor, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Press Gathering 2023 di Caringin Bogor Jawa Barat, Rabu sampai Jumat (23-25/2023).
Ratusan wartawan dari berbagai media online, cetak dan elektronik mengikuti acara tersebut.
Tak hanya para wartawan, dalam acara bertema “Pererat Silaturahmi Mantapkan Sinergi” itu Diskominfo juga mengundang semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga para camat serta direksi BLUD dan BUMD di lingkungan Pemkab Tangerang.
Kegiatan Koordinasi dan Peningkatan Hubungan Jurnalis tersebut lebih meriah karena dihadiri pula oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Sekretaris Daerah Moch Maesyal Rasyid.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama rekan-rekan media.
Tujuan tersebut sejalan dengan tema yang bertajuk “Pererat Silaturahmi Mantapkan Sinergi”.
“Alhamdulillah sampai saat ini pemerintah daerah dengan insan pers saling terikat dalam hubungan simbiosis mutualisme. Pemerintah membutuhkan penyebaran informasi, begitu juga media membutuhkan informasi,” kata Bupati Zaki.
Menurutnya, yang terpenting di tengah perkembangan digital ini informasi yang disebarkan harus utuh.
Insan pers harus memiliki kualitas penulisan yang baik serta pemilihan kata yang tepat sesuai kaidah jurnalistik.
“Dengan banyaknya informasi yang disebarkan dan kecepatan digitalisasi dan perangkat telekomunikasi yang mempermudah penyebaran maka para wartawan khususnya di Kabupaten Tangerang harus punya kualitas, seperti ketika menulis berita setiap poin tertulis dan tidak sembarang menggunakan kata,” ungkapnya.
Zaki Iskandar mengakui keberadaan jurnalis sangat dibutuhkan dalam memberikan informasi kepada masyarakat.
Namun demikian, harus didukung dengan data serta fakta-fakta yang benar.
Dengan dukungan data dan fakta tentunya akan berdampak positif kepada masyarakat Kabupaten Tangerang.
Jurnalis melalui media massa menjadi alat atau sarana yang sangat cepat dalam menyebarluaskan informasi tentang program yang ada di Pemerintahan Kabupaten Tangerang.
“Kita selaku pemerintah tentunya masih ada kekurangan dalam melayani masyarakat, tapi kita berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga keberadaan jurnalis sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Sebagai contoh tentang peran serta dari jurnalis yakni ketika terjadi pandemi Covid-19.
Dimana jurnalis melalui media massa nya memberikan informasi kepada masyarakat tentang jadwal vaksin, lokasi isolasi hingga jenis vaksin yang diberikan.
“Ini baru sebagian contoh saja dari peran serta jurnalis dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Banyak juga program dari Pemkab Tangerang yang diluncurkan dan dibantu oleh teman-teman jurnalis, sehingga masyarakat Kabupaten Tangerang mendapatkan informasi yang akurat.
“Kita juga mengharapkan jurnalis yang ada di Kabupaten Tangerang mengikuti uji kompetensi yang nantinya akan berdampak pada mutu pemberitaan,” imbuhnya.
Sementara, selama kepemimpinannya selama dua periode menjadi Bupati Tangerang, Zaki memohon maaf kepada para jurnalis dan masyarakat.
“Saya mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan dalam memimpin Kabupaten Tangerang karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan oleh Pemkab Tangerang mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga bidang sosial masyarakat,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Nono Sudarno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang atas terjalinnya kerja sama komunikasi dengan media partner serta terselenggaranya hubungan kemitraan yang berkelanjutan dalam program yang ada di Kabupaten Tangerang.
“Gambaran kemitraan merupakan hubungan mutlak yang terjalin guna mendukung transparansi publik, maka perlu kemitraan yg mampu menyebarluaskan informasi terkait inovasi Pemkab Tangerang agar tersampaikan kepada masyarakat dengan media partner sebagai mitra pemberitaan,” katanya.
Selain bincang santai antar Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama media, juga digelar secara spontan kegiatan “nonton bareng” pertandingan sepak bola antara Indonesia melawan Thailand.
(Red)















