Menurutnya, Tamana Kota 2 ini hanya ramai pada momen-momen tertentu saja, seperti saat perayaan Idul Fitri dan momen hari besar lainnya.
“Kalau hari-hari biasa sepi banget, pengunjungnya turun drastic,” kata Muhyi.
Pedagang Gulung Tikar
Selain minimnya minat masyarakat, beberapa faktor lain juga turut berkontribusi pada kondisi memprihatinkan Jaletreng River Park Taman Kota 2 BSD Serpong Tangerang Selatan.
Cuaca yang kurang mendukung, minimnya pengembangan sarana publik, dan kurangnya pemeliharaan lingkungan oleh Pemkot menjadi faktor-faktor yang memperparah keadaan.
Lapangan yang dulunya menjadi tempat berbagai aktivitas olahraga kini dipenuhi lubang-lubang besar, sehingga tak lagi bisa digunakan.
Para pedagang Jaletreng River Park Taman Kota 2 BSD Serpong Tangerang Selatan, pun angkat suara, meminta Pemkot Tangsel untuk kembali mensosialisasikan Taman Kota 2 agar kembali ramai dikunjungi.















