Jaletreng River Park Taman Kota 2 BSD, Dulunya Primadona, Kini Terbengkalai?

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Jaletreng River Park Taman Kota 2 BSD Serpong Tangerang Selatan, Banten, yang dulu menjadi primadona bagi para pengunjung, kini mulai menunjukkan tanda-tanda terbengkalai.

Dulunya, taman ini menjadi tempat favorit untuk refreshing dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Sungai yang indah bagaikan di Korea, danau dengan permainan perahu, fasilitas olahraga yang lengkap, dan area terbuka yang sejuk menjadi daya tarik utama.

Namun, semenjak pandemi Covid-19, Taman Kota 2 mengalami penurunan pengunjung yang drastis, lebih dari 50 persen.

Meskipun Pemkot Tangsel telah melakukan renovasi besar-besaran, jumlah pengunjung tak kunjung membaik.

Akibat sepinya pengunjung, taman yang dulunya ramai dengan berbagai kegiatan besar ini kini terkesan terbengkalai.

Pantauan halobanten.com di lokasi, tampak fasilitas publiknya banyak yang tidak terawat dan bahkan hancur karena kurangnya pemeliharaan.

Hal ini pun berimbas pada para pedagang yang berjualan di sana, yang mengalami penurunan omzet signifikan.

Salah seorang pedagang yang biasa mangkal di area Taman Kota 2, Muhyi (57) mengaku sudah tidak berjualan di lokasi wisata tersebut pasca Lebaran Idul Fitri 2024.

Menurutnya, Tamana Kota 2 ini hanya ramai pada momen-momen tertentu saja, seperti saat perayaan Idul Fitri dan momen hari besar lainnya.

“Kalau hari-hari biasa sepi banget, pengunjungnya turun drastic,” kata Muhyi.

Pedagang Gulung Tikar

Selain minimnya minat masyarakat, beberapa faktor lain juga turut berkontribusi pada kondisi memprihatinkan Jaletreng River Park Taman Kota 2 BSD Serpong Tangerang Selatan.

Cuaca yang kurang mendukung, minimnya pengembangan sarana publik, dan kurangnya pemeliharaan lingkungan oleh Pemkot menjadi faktor-faktor yang memperparah keadaan.

Lapangan yang dulunya menjadi tempat berbagai aktivitas olahraga kini dipenuhi lubang-lubang besar, sehingga tak lagi bisa digunakan.

Para pedagang Jaletreng River Park Taman Kota 2 BSD Serpong Tangerang Selatan, pun angkat suara, meminta Pemkot Tangsel untuk kembali mensosialisasikan Taman Kota 2 agar kembali ramai dikunjungi.

Mereka juga meminta Pemkot untuk merapikan dan memperbaiki kembali fasilitas-fasilitas publik yang telah rusak.

Pemerluasan taman kota, penambahan fasilitas yang menarik dan kekinian, serta promosi yang gencar menjadi beberapa solusi yang diharapkan dapat mengembalikan kejayaan Taman Kota 2 Tangerang Selatan.

Mampukah Pemkot Tangsel membangkitkan kembali Taman Kota 2? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. (Alif)