Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kabupaten Tangerang layak menjadi referensi diplomasi ekonomi. Demikian kata Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Bramantyo Suwondo, saat memimpin kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Tangerang, Jumat (12/6/2026).
Bramantyo menilai Kabupaten Tangerang berhasil membangun ekosistem industri dan investasi yang konsisten. Pertumbuhan ekonomi yang terjaga, aktivitas UMKM yang berkembang, serta keberadaan kawasan industri menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu motor ekonomi nasional.
Karena itu, pengalaman Kabupaten Tangerang akan menjadi salah satu referensi dalam diplomasi ekonomi yang BKSAP jalankan pada berbagai forum internasional.
Menurutnya, kunjungan kerja tersebut juga bertujuan menyerap masukan langsung dari pemerintah daerah, pelaku industri, dan pelaku UMKM mengenai peluang maupun tantangan yang mereka hadapi.
“Kami ingin memastikan diplomasi parlemen benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di daerah,” ujar Bramantyo.
Pemkab Tangerang Paparkan Kinerja Ekonomi
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Tangerang memanfaatkan kunjungan BKSAP DPR RI untuk memaparkan capaian pembangunan daerah, mulai dari pengelolaan keuangan, pertumbuhan ekonomi, hingga program sosial yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat guna mempercepat realisasi program pembangunan.
Saat ini, Kabupaten Tangerang tercatat sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Indonesia dengan populasi sekitar 3,5 juta jiwa. Wilayah tersebut mencakup 29 kecamatan, 246 desa, dan 28 kelurahan.
Maesyal menjelaskan, kawasan selatan Kabupaten Tangerang berkembang menjadi pusat perkotaan baru yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Sementara itu, wilayah tengah dan utara tetap mempertahankan karakter pedesaan yang memperoleh manfaat melalui mekanisme pemerataan pembangunan.
APBD dan Pertumbuhan Ekonomi Menguat
Pada tahun anggaran 2026, APBD Kabupaten Tangerang mencapai Rp8,74 triliun dengan target pendapatan daerah sebesar Rp8,2 triliun. Pendapatan tersebut bersumber dari PAD Rp5,2 triliun, transfer pusat Rp2,52 triliun, dan bantuan provinsi Rp436 miliar.
Selain itu, pemerintah daerah juga mencatat alokasi anggaran pendidikan sebesar 30 persen, kesehatan 25 persen, serta infrastruktur lebih dari 41 persen. Angka tersebut melampaui batas minimal yang telah ditetapkan regulasi nasional.
Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang pada 2025 mencapai 5,67 persen dan meningkat menjadi 5,77 persen pada periode berjalan tahun 2026. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga bertahan pada level lebih dari 76 persen.
Dalam sektor pendidikan, Pemkab Tangerang menjalankan program sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP swasta secara bertahap sejak 2025. Pemerintah daerah juga memperluas program beasiswa penuh bagi warga dari keluarga berpenghasilan rendah.
Tahun 2026, sebanyak 900 warga Kabupaten Tangerang memperoleh kesempatan kuliah gratis hingga lulus melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi.
Sementara itu, sektor UMKM menunjukkan pertumbuhan signifikan. Jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah meningkat dari 61 ribu unit pada 2024 menjadi 78 ribu unit pada 2026.
BKSAP Soroti Kesiapan SDM Hadapi Investasi Global
Sebagai penutup, Bramantyo menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menyambut peluang investasi yang semakin besar, termasuk setelah tercapainya berbagai kesepakatan ekonomi internasional.
Menurutnya, regulasi yang kompetitif harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tenaga kerja agar manfaat investasi dapat dirasakan masyarakat lokal.
Karena itu, BKSAP DPR RI mendorong penguatan program pemagangan internasional serta penyelarasan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri global.
“Investasi akan memberikan dampak optimal apabila tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha internasional,” pungkasnya.
(JAR)































