Kasus Stunting Meningkat, Dinkes Kota Tangerang Ajak Masyarakat ke Posyandu Terdekat

Mugiya juga menjelaskan, tren prevalensi stunting pada balita di Kota Tangerang mengalami penurunan dari tahun 2018 di angka 19,1 persen menjadi 11,8 persen di tahun 2022.

Namun, imbuhnya pada  tahun 2023 terjadi peningkatan, dengan angka 17,6 persen.

Kendati begitu, ungkapnya, angka tersebut  masih di bawah angka Provinsi Banten, yaitu 24 persen dan nasional di 21,5 persen.

BACA JUGA

“Target Kota Tangerang, di Juni 2024 ini seluruh anak dan balita di Kota Tangerang 100 persen sudah melakukan skrining kasus stunting dan TBC,” ujarnya.

Mugiya juga mengatakan, apabila kegiatan posyandu di jalankan dengan baik dan benar, maka stunting dapat di kelola dengan baik, karena termasuk salah satu bagian pencegahan.

“Jadikan posyandu sebagai pusat pelayanan dasar keluarga atau masyarakat yang berbasis di masyarakat paling bawah, gotong royong itulah posyandu,” tutupnya. (Cak)

BERITA LAINNYA

Next Post