News » BANTEN » Kota Tangerang Bahas Rancangan APBD 2023, Segini Besaran Pendapatan dan Belanja Daerahnya

Kota Tangerang Bahas Rancangan APBD 2023, Segini Besaran Pendapatan dan Belanja Daerahnya

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama wakilnya Sachrudin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang Provinsi Banten. Rapat kali ini dengan agenda Penyampaian Penjelasan Wali Kota Tangerang mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan, penyusunan RAPBD Kota Tangerang Provinsi Tahun 2023 dilakukan sesuai prioritas pembangunan Kota Tangerang.

Terdiri dari peningkatan kualitas lingkungan hidup, pemantapan kualitas sumber daya manusia, pemantapan perekonomian daerah, pemantapan kualitas infrastruktur, pemantapan layanan publik didukung aparatur yang kompeten di Kota Tangerang Provinsi Banten.

BACA JUGA

“Secara garis besar komposisi Rancangan APBD 2023 dijelaskan pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp4,21 triliun, belanja daerah dianggarkan Rp4,66 triliun,” jelas Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Provinsi Banten Rabu (14/9/2022).

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menambahkan, secara keseluruhan belanja daerah tersebut untuk mendanai urusan pemerintahan wajib yang bekaitan dengan pelayanan dasar, urusan pemerintahan yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar dan seluruh unsur penunjang termasuk unsur pengawasan serta unsur kewilayahan.

“Untuk pelayanan dasar antara lain Bidang Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ketentraman dan ketertiban umum serta Perlindungan Masyarakat dan Bidang Sosial,” pungkas Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Lebih lanjut, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah merinci komposisi Rancangan APBD Tahun Anggaran 2023 terdiri dari Anggaran Pendapatan Daerah  Rp4,2 triliun dan Belanja Daerah Rp4,6 triliun atau defisit Rp445,43 miliar yang ditutup dari pembiayaan netto yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Daerah Tahun 2022. (JEK)

BERITA LAINNYA