News » TANGERANG RAYA » TANGERANG RAYA » Halaman 2

Mahasiswa Tewas Tersambar Kereta Api Dekat Stasiun Pondok Ranji

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Seorang mahasiswa berinisial MH (23), kehilangan nyawa di jalur rel kereta api dekat Stasiun Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Peristiwa tragis ini terjadi Rabu (10/12/2025) siang, dan sempat menghambat operasional perjalanan kereta api selama beberapa waktu.

Kepala Kepolisian Sektor Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menerangkan bahwa jajarannya menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 13.45 WIB. Laporan awal bersumber dari petugas keamanan stasiun yang curiga karena kereta yang melintas berhenti mendadak tanpa sebab yang biasa.

Petugas stasiun kemudian segera melakukan pengecekan dan menemukan sesosok pria tergeletak tak bernyawa di samping rel.

BACA JUGA

“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan anggota ke lokasi. Perwira Pengawas, Iptu Saipul Gapur, bersama tim piket fungsi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 14.30 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal,” ujar Kapolsek Bambang.

Penyelidikan dan Penemuan Barang Bukti

Unit Identifikasi dari Polres Tangerang Selatan turut hadir untuk melaksanakan olah TKP secara menyeluruh dan mengumpulkan berbagai barang bukti. Dari lokasi penemuan, polisi mendapatkan tas milik korban. Di dalamnya tersimpan sejumlah barang penting, termasuk telepon seluler, dokumen identitas resmi, dan selembar surat.

Surat yang ditemukan tersebut kini menjadi fokus utama pihak kepolisian untuk memperdalam penyelidikan dan mengungkap latar belakang peristiwa yang menewaskan mahasiswa tersebut. Korban tercatat sebagai warga Depok.

Pemeriksaan fisik awal yang petugas lakukan menunjukkan adanya sejumlah luka-luka yang timbul akibat benturan keras. Namun, Kapolsek memilih tidak membeberkan detail spesifik mengenai luka-luka yang ada. Keputusan ini ia ambil mengingat proses penanganan kasus masih berlangsung dan untuk menghormati privasi serta perasaan keluarga korban.

Penolakan Visum dari Keluarga

Dalam proses pengumpulan informasi, kepolisian meminta keterangan dari dua petugas keamanan stasiun yang bertugas di area tersebut sebagai saksi kunci.

“Kami masih mendalami setiap informasi dan petunjuk yang kami dapatkan. Kami juga menyisir area sekitar, tetapi sayangnya, kami tidak menemukan kamera CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian,” tambah Kapolsek.

Meskipun keluarga korban telah menyatakan penolakan terhadap prosedur visum jenazah, kepolisian tetap membawa jasad MH ke Rumah Sakit Fatmawati. Tindakan ini merupakan bagian dari prosedur standar untuk melaksanakan proses pembersihan jenazah sebelum mengizinkan keluarga membawanya ke rumah duka yang berlokasi di wilayah Larangan, Kota Tangerang.

(Alif/Jek/Red)

BERITA LAINNYA