pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui transformasi ekonomi, meliputi hilirisasi, pertumbuhan industri jasa, ekonomi hijau dan biru, integrasi ekonomi domestik ke rantai pasok global, serta pengembangan teknologi, inovasi, dan digitalisasi.
Mulyawan Gani, Strategy Advisor KEK ETKI Banten/DHUB SEZ, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah dan Dewan Nasional KEK atas dukungan nyata. Daya tarik investasi jangka panjang KEK memberikan insentif fiskal seperti tax holiday/tax allowance dan perizinan yang lebih sederhana.
KEK ETKI Banten yang ditetapkan Pemerintah pada 7 Oktober 2024, menawarkan berbagai kemudahan untuk investasi di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi, dan ekonomi kreatif. Lindawaty Chandra, Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten/DHUB SEZ, menambahkan, penyelenggaraan forum nasional tersebut menegaskan posisi D-HUB SEZ sebagai KEK prospektif, berkomitmen menarik investasi berkualitas tinggi untuk penciptaan lapangan kerja baru melalui kolaborasi erat.
Rekomendasi Forum
Para peserta diskusi, yang mencakup pelaku KEK, pebisnis, akademisi, dan perwakilan asosiasi, menyepakati bahwa KEK telah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, penguatan ekspor, substitusi impor, dan penciptaan lapangan kerja. Meskipun kontribusi KEK signifikan, Indonesia dengan 24 KEK memiliki jumlah dan luas kawasan yang jauh lebih kecil dibandingkan negara pesaing regional.
Diskusi juga menyoroti tantangan penting berupa kepastian hukum. Investor menghadapi keraguan akibat ketidakpastian regulasi dan kebijakan yang berpotensi berubah, padahal investasi bersifat jangka panjang. Pentingnya sinkronisasi regulasi lintas kementerian turut mengemuka, terutama mengingat meluasnya sektor KEK yang

















