Tangerang, HALOBANTEN.COM – Sinar Mas Land raih penghargaan FIABCI World Prix d’Excellence Awards 2026 melalui proyek kota mandiri BSD City. Ajang properti internasional yang berlangsung di Hofburg Vienna, Austria, Kamis (11/6/2026). Perusahaan tersebut memperoleh predikat Silver Winner pada kategori Masterplan.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas pengembangan kawasan berskala besar yang mengedepankan perencanaan terpadu, keberlanjutan, inovasi, serta kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan.
Sinar Mas Land raih penghargaan FIABCI World Prix d’Excellence Awards 2026 yang merupakan penghargaan properti tingkat dunia. Ajang ini digelar oleh Fédération Internationale des Administrateurs de Bien-Conseils Immobiliers (FIABCI) atau Federasi Real Estate Internasional.
Ajang tersebut memberikan apresiasi kepada proyek-proyek properti terbaik berdasarkan sejumlah indikator. Mulai dari konsep pengembangan, pelaksanaan, keberlanjutan, hingga manfaat sosial.
Sinar Mas Land menjadi satu dari dua perwakilan Indonesia yang berhasil membawa pulang penghargaan dalam ajang ini. Capaian tersebut sekaligus menambah daftar penghargaan yang pernah perusahaan raih dari FIABCI menjadi 12 penghargaan sepanjang periode 2011-2026.
BSD City Perkuat Posisi sebagai Kota Mandiri Berbasis Smart City
Deputy Group CEO Strategy Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, menyampaikan penghargaan tersebut mencerminkan kualitas perencanaan dan pengembangan BSD City yang memenuhi standar internasional.
Menurutnya, BSD City saat ini berkembang sebagai kawasan yang menaungi institusi pendidikan internasional. BSD City juga sebagai pusat teknologi dan inovasi, kawasan bisnis, fasilitas kesehatan modern. Kawasan ini menyediakan ruang terbuka hijau yang menunjang kualitas hidup masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengembangan kota mandiri. Di dalamnya mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Herry.
Sementara itu, BSD City terus mengembangkan konsep live, learn, work, play, shop, and dine berbasis smart city. Melalui perencanaan kawasan yang terintegrasi, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan dalam satu ekosistem yang saling terhubung, mulai dari hunian, pusat bisnis, pendidikan, layanan kesehatan, hingga fasilitas rekreasi.
Dorong Transformasi Digital dan Infrastruktur Terintegrasi
Selanjutnya, pengembangan BSD City sebagai integrated smart digital city memperoleh dukungan dari berbagai infrastruktur teknologi. Kawasan tersebut memiliki jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, pemanfaatan Internet of Things (IoT), sistem keamanan digital, pemantauan kawasan berbasis teknologi, serta layanan kota berbasis data.
<p>Melalui penguatan infrastruktur digital dan kolaborasi dengan berbagai perusahaan teknologi global, BSD City berupaya meningkatkan efisiensi mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat. Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi kawasan sebagai salah satu pusat inovasi dan ekonomi digital nasional.
Selain transformasi digital, keunggulan masterplan BSD City juga tercermin dari aspek konektivitas. Kawasan ini memiliki akses melalui delapan gerbang tol. Antara lain Gerbang Tol Legok, BSD Barat 1, BSD Utama, BSD Timur 1, BSD Timur 2, Serpong 1, Exit Tol Rawa Buntu, serta Exit Tol Jelupang.
Kemudian, BSD City juga terhubung dengan lima stasiun KRL Commuter Line, yaitu Stasiun Cisauk, Jatake, Rawa Buntu, Cicayur, dan Serpong. Konektivitas tersebut memperkuat akses masyarakat menuju berbagai kawasan strategis di Jabodetabek.
(*)

















