Tangerang, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan perhatian serius pada peningkatan kualitas penyelenggaraan acara-acara resmi.
Bentuk keseriusan ini diwujudkan melalui pelatihan “Penguatan Fungsi Keprotokolan” yang berfokus pada keterampilan Master of Ceremony (MC).
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Firzada Mahalli, pada Rabu (21/6/2025).
Kegiatan ini ditujukan bagi perwakilan dari perangkat Kecamatan, Kelurahan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta Organisasi Kemasyarakatan dan Kepemudaan (OKP) di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Firzada Mahalli menekankan betapa krusialnya peran seorang MC dalam menentukan keberhasilan suatu acara.
Menurutnya, setiap aparatur sipil negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) perlu memiliki pemahaman dan keahlian yang memadai terkait keprotokolan dan teknik menjadi MC yang profesional.
Lebih lanjut, Firzada menjelaskan bahwa tugas protokoler tidak hanya terbatas pada pengaturan teknis seperti tata tempat dan susunan acara.
Lebih dari itu, protokol juga mencakup penjagaan etika, perilaku, dan interaksi yang mampu mencerminkan citra positif pimpinan serta pemerintah daerah.
Pelatihan MC ini merupakan inisiatif Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang.
Tujuannya untuk membekali jajaran di tingkat Kecamatan, Kelurahan, BUMD, dan OKP agar dapat memfasilitasi acara resmi di lingkungan kerja masing-masing secara tertib, lancar, sukses, dan sesuai dengan standar keprotokolan.
MC Adalah Representasi Awal Sebuah Institusi
Firzada menambahkan bahwa seorang MC adalah representasi awal sebuah institusi.
Kemampuannya dalam membangun suasana, menjaga alur acara, dan menyampaikan pesan penting dengan bahasa yang terstruktur, komunikatif, dan berwibawa sangatlah esensial.
Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kompetensi di bidang keprotokolan, termasuk keterampilan membawakan acara, seiring perkembangan zaman.
Pelatihan MC ini berlangsung secara internal oleh Bagian Prokompim Kabupaten Tangerang.
Sasaran utama dari pelatihan ini adalah para pegawai di Perangkat Daerah Kecamatan, Kelurahan, BUMD, dan OKP.
Mengingat kebutuhan akan keterampilan ini dalam mendukung kelancaran kegiatan di unit kerja mereka.
Dia berharap, melalui pelatihan ini, peserta akan lebih percaya diri, beretika, serta memahami teknis membawakan berbagai jenis acara sesuai dengan konteks tugas masing-masing.
Profesional MC, Heppy Chandrayana M.I.Kom memberikan langsung materi pelatihan ini dengan fokus pada praktik menjadi MC yang handal dengan komunikasi yang efektif.
Peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam public speaking serta praktik langsung menjadi MC profesional.
Pakar Keprotokolan dari Sekretariat Negara Republik Indonesia, Sandra Erawanto, S.STP., Ph.D., yang juga menjadi narasumber, menyampaikan bahwa semua pihak dapat mengadaptasi prinsip-prinsip keprotokolan yang berlaku secara nasional sebagai pedoman bagi berbagai institusi, baik pemerintah maupun non-pemerintah.
172 Orang Ikuti Pelatihan
Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Tangerang, Yudiana, mengungkapkan bahwa salah satu tujuan utama pelatihan ini adalah membekali para pegawai di Kecamatan, Kelurahan, BUMD, dan OKP, terutama yang bertugas di bidang kesekretariatan.
Tujuannya, agar mereka mampu menyelenggarakan kegiatan pimpinan di lingkup OPD masing-masing sesuai dengan standar keprotokolan yang berlaku, yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2024.
Yudiana menambahkan bahwa 172 perwakilan dari berbagai perangkat daerah dan organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengikuti pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini.
Sandra Erawanto mengisi hari pertama dengan materi dasar-dasar dan etika keprotokolan.
Sementara Heppy Chandrayana hari kedua dengan materi praktik MC.
Ia berharap bekal pengetahuan dan keterampilan ini dapat membantu peserta memahami aturan dan etika keprotokolan serta mahir dalam membawakan acara.
Yudiana juga menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud pembinaan Bagian Protokol kepada Perangkat Daerah di Kabupaten Tangerang.
Mengingat sekretariat di masing-masing OPD juga mengemban tugas keprotokolan.
Menutup kegiatan pelatihan, Yudiana, mewakili Asisten Administrasi Umum, menyampaikan harapannya agar seluruh ilmu dan pengalaman dapat mereka implementasikan dengan baik dalam pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing.
Ia juga menyatakan kesiapan Bagian Prokompim untuk terus membantu dan memfasilitasi segala hal terkait keprotokolan demi penguatan fungsi protokoler di seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Tangerang.
(ADV)


























