Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel, Banten, bergerak cepat menangani longsor di Jalan Ciater–Rawa Macek, RW 03, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong. Penanganan diawali dengan asesmen lapangan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna memastikan tingkat risiko serta potensi longsor susulan.
Kepala BPBD Kota Tangerang Selatan, Sutang Suprianto, menyampaikan asesmen bertujuan mengetahui kondisi struktur tanah sekaligus menentukan langkah mitigasi yang tepat.
“Kami telah melakukan asesmen cepat di lokasi untuk mengidentifikasi tingkat kerawanan dan potensi longsor susulan. Hasil peninjauan menunjukkan adanya pergerakan tanah di sisi badan jalan, sehingga perlu pembatasan akses guna meminimalkan risiko bagi masyarakat,” ujar Sutang.
Hasil asesmen awal menunjukkan longsor terjadi akibat pengikisan tanah di sisi badan jalan sepanjang sekitar 15 meter dengan ketinggian mencapai 9 meter. Kondisi tersebut memiliki risiko tinggi terhadap kemungkinan longsor lanjutan.
Oleh karena itu, sebagian badan jalan ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan. Selain itu, BPBD terus menjalin koordinasi dengan dinas terkait agar penanganan berlangsung cepat dan tepat sasaran, termasuk pengamanan area rawan serta penyampaian imbauan kepada masyarakat.
Seiring dengan langkah tersebut, upaya mitigasi juga mencakup pengaturan lalu lintas. Petugas mengalihkan kendaraan bertonase besar ke jalur alternatif guna mengurangi beban pada badan jalan yang terdampak.
“Kendaraan berat seperti truk, mobil box, dan pick-up bermuatan barang sementara dialihkan ke jalur alternatif. Hal ini untuk mengurangi tekanan pada struktur jalan yang terdampak longsor, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.
Sementara itu, kendaraan yang masih dapat melintas antara lain sepeda motor, mobil penumpang seperti sedan, serta minibus dengan beban ringan. Petugas juga memasang rambu peringatan dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas, mematuhi rambu yang terpasang, serta mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung. Hingga kini, upaya teknis terus disiapkan agar akses Jalan Ciater–Rawa Macek kembali normal dalam kondisi aman.
(JAR)















