Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) Banten, tengah memprioritaskan penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Upaya ini dilakukan seiring dengan perbaikan akses masuk ke lokasi TPA oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK).
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menjelaskan bahwa perbaikan jalan masuk TPA Cipeucang sedang berlangsung dan diharapkan berjalan lancar.
Sebagai langkah antisipasi selama proses perapihan, Pemkot Tangsel menyiapkan opsi pemanfaatan lahan baru di dalam area TPA untuk penanganan sampah sementara dalam satu tahun ke depan.
Selain fokus pada TPA Cipeucang, Pemkot Tangsel juga menjalin komunikasi dengan beberapa daerah.
Antara lain dengan Pandeglang, Lebak, dan Jawa Barat untuk menjajaki potensi kerja sama dalam pengelolaan sampah di masa mendatang.
Meskipun demikian, Pilar menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memaksimalkan pengelolaan sampah di TPA Cipeucang untuk mengatasi permasalahan jangka pendek.
Penanganan Sampah Melalui Tiga Tahap
Ia membagi penanganan sampah menjadi tiga tahapan: jangka pendek, menengah, dan panjang.
Untuk jangka pendek, solusi yang diterapkan adalah penataan dan pemanfaatan lahan yang ada di TPA Cipeucang.
Sementara untuk jangka menengah, Pemkot Tangsel berharap dapat berkolaborasi dengan wilayah lain untuk pengelolaan sampah yang lebih efektif.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Tangsel menargetkan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Proyek ini sedang dalam tahap perencanaan dan diperkirakan memerlukan waktu 3 hingga 4 tahun untuk penyelesaian.
Pilar menyampaikan bahwa pembangunan PLTSa merupakan solusi permanen yang telah disetujui oleh Wali Kota.
(Alif/Jek/Red)





















